Marquez Diminta Jangan Ciptakan Posisi Pembalap dalam Bahaya

itoday - Marc Marquez harus ditempatkan dalam masa percobaan untuk mengendarai balapan MotoGP setelah peristiwa yang terjadi di Grand Prix Argentina. Hal ini sebagaimana diungkapkan Kevin Schwantz.

"Marc telah dihukum karena apa yang dia lakukan. Tapi saya pikir dia harus dalam masa percobaan untuk sisa balap MotoGP tahun ini," kata Schwantz seperti dikutip dari Autosport, Senin (16/4/2018). 

Schwantz menerangkan akar dari kontroversi yang terjadi lantaran Marquez tidak memulai balapan dari pitlane setelah mesin motornya mati sebelum balapan berlangsung. Mantan juara dunia 500cc pada 1993 itu heran mengapa pembalap Repsol Honda tidak didiskualifikasi. 

Lebih lanjut, Schwantz menekankan MotoGP harus memikirkan kembali praktik pemberian hukuman seperti itu jika ada pembalap yang mengalami nasib serupa seperti yang dialami Marquez. "Mungkin Anda tidak perlu diberi kesempatan untuk berada di lintasan setelah Anda mendapatkan penalti itu," tambah Schwantz.

"Anda tidak bisa begitu saja menabrak orang lain dan kemudian berkata, 'Oh, maaf, saya membuat kesalahan'. Kita semua tahu itu tidak benar. Setiap orang terkadang membuat kesalahan dalam situasi kritis, tetapi dia seharusnya tidak terus menciptakan situasi kritisnya sendiri di mana kesalahannya kemudian memiliki konsekuensi yang membuat pengendara lain berada dalam bahaya," tukas Schwantz.

Komentar

Artikel Terkait

Rabu, , 28 November 2018 - 02:49 WIB

Marc Marquez-Jorge Lorenzo Dijamin Kompak

Senin, , 26 November 2018 - 11:32 WIB

Rossi Komentari Penampilan Lorenzo Bersama Motor Honda

Selasa, , 13 November 2018 - 00:36 WIB

Marquez Tak Sabar Duet Bareng Lorenzo