Marc Marquez Tak Percaya Jatuh di Austin

Kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Austin yang menyebabkan kemenangan beruntunnya tiba-tiba berakhir "sulit untuk dipahami",  karena menurut Marquez,  ia tidak terlalu memaksakan diri.

Marc Marquez, yang tidak terkalahkan dalam enam penampilannya sebelumnya, berada dalam posisi yang bagus untuk mencatatkan dirinya memenangkan 7 sirkuit secara berturut-turut. Marc Marquez sempat membuat jarak 3,8 detik atas Valentino Rossi. Sampai akhirnya harus terhenti karena terjungkal di Turn 12.

Dalam belapan di MotoGP Austin ini, Rossi finis kedua di belakang pembalap Suzuki Alex Rins, yang mencetak kemenangan MotoGP pertamanya, sementara Andrea Dovizioso finish di posisi keempat.

"Awalnya saya mendorong untuk sampai pada kecepatan rendah 2m04s, tapi kemudian saya melihat sudah ada jarak dan saya melambat ke pertengahan 2m04s karena bagi saya ini adalah ritme yang baik, saya merasa nyaman. Kadang-kadang (kecelakaan) itu terjadi, ini adalah balapan. Saya kecewa, sulit dimengerti, tetapi seperti ini. Kami sekarang hanya perlu fokus pada balapan berikutnya di Jerez," kata Marc Marquez seperti dikutip dari autosport.com

Marquez membantah Jack Miller yang sebelumnya mengatakan bahwa pembalap Honda terlalu memaksakan diri di lap awal untuk melepaskan diri dari rombongan di belakangnya.

"Kesalahannya adalah saya jatuh, tetapi saya tidak melakukan sesuatu yang bodoh. Memang kadang saya mengatakan: OK, saya sudah kelewatan. Tetapi saya berada di dalam batas saya. Saya mengendarai dengan lancar, mencoba menyelamatkan ban depan," kata Marquez.

 

Komentar

Artikel Terkait