Jurgen Klopp Pasrah Disebut Pelatih Spesial Runner-Up

itoday - Liverpool harus puas melihat Manchester City mengangkat piala Premier League 2018/2019.

Pada pertandingan pekan ke-38 Liverpool berhasil mengalahkan Wolves dengan skor 2-0, namun City meraih kemenangan besar dengan skor 4-1 atas Brighton.

Dengan hasil ini Manchester City tampil sebagai Juara Premier League, Sementara Liverpool tampil sebagai Runner-up.

Kini Liverpool membidik Final Liga Champions melawan Tottenham Hotspur.

Manajer Liverpool Juergen Klopp pasrah jika disebut pelatih yang selalu kalah dalam laga final jelang pertandingan laga final Liga Champions.

Selama menangani Liverpool sejak 2015, Klopp hanya hampir membawa The Reds menjadi kampiun dalam tiga kesempatan. Pada musim 2015/2016 Liverpool menjadi finalis Piala Liga dan Liga Europa. Dua musim berselang, Klopp dan anak asuhnya menjadi runner-up Liga Champions.

Setelah tiga musim tanpa gelar dan menjelang pengujung musim keempat, Klopp kembali mengantarkan Liverpool ke partai final Liga Champions. Menjelang final 2018/2019, Klopp dihadapkan pada rekor buruk di partai puncak.

"Saya tahu apa yang orang katakan mengenai saya dan kekalahan di laga final, tidak ada masalah," ucap Klopp dikutip dari Dailymail.

"Tetapi ini adalah final keempat bagi kami, ini merupakan laga yang spesial. Saat saya melihat anak-anak setelah pertandingan dan saya melihat air mata mereka, itulah sepak bola. Mereka profesional dan tetap seperti itu," sambungnya.

Komentar

Artikel Terkait