Bersyukur dengan Pencapaian di Rio, Ketum PBSI Targetkan 2-3 Emas di Tokyo

Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan menargetkan dua sampai tiga medali emas di Olimpiade Tokyo 2020. Menurutnya target itu realistis.

Cabang olahraga bulutangkis kembali bisa menyumbang emas untuk Indonesia di Olimpiade lewat aksi Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir di nomor ganda campuran. Hasil itu tak ayal jadi pengobat rasa kecewa ketiadaan emas 'Merah Putih' di Olimpiade London 2012.

"Dari awal saya hanya menargetkan satu medali dan seperti yang saya bilang warna apa saja boleh. Dapat perunggu kami terima, perak lebih kami terima. Tetapi alhamdullilah dikasih emas. Subanaallah," kata Gita Wirjawan, Rabu (24/8/2016) kemarin.

Saking tidak menyangkanya, Gita pun hingga kemarin masih tidak percaya dan terharu dengan keberhasilan ini. "Kadang-kadang saya masih harus mencubit diri apakah ini benar-benar sudah terjadi."

Bicara mengenai Olimpiade empat tahun lagi di Tokyo, Jepang, Gita juga sudah punya target. Hal itu, menurutnya, bukan tanpa alasan.

"Saya rasa 2-3 emas cukup realistis. Ganda campuran cukup kuat, ganda putra juga ada tiga lapisan, ganda putri juga, dan tunggal putra juga kuat di tahun 2020 mengingat bahwa Jonatan Christie dan Ihsan Maulana Mustofa dkk. sudah berubah pesat dari awal tahun lalu sampai sekarang mereka peringkatnya berada di sekitar 20-25 an. Tahun ini mereka bisa lah tembus ke top 10-15 dunia," ujar Gita.

Gita juga optimistis Indonesia akan bisa lebih unjuk gigi pada ajang-ajang di masa depan. Optimismenya itu lahir melihat keseriusan pemerintah mengejar prestasi.

"Saya hanya bisa bicara soal bulutangkis. Dalam sejarah Olimpiade bulutangkis sudah memberikan 7 medali emas dari sejak 1992. Kita dan teman-teman berkontribusi dari 7 itu. Sementara yang lainnya belum beruntung dapat emas. Tapi saya yakin dengan komitmen pemerintah Pak (Presiden) Jokowi menekan ini tidak ada alasan. Ya kita lihat kemarin Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni nyaris dapat emas. Saya kira (ke depannya) kita harus fokus untuk cabang yang berpotensi emas di Olimpiade," imbuhnya.

Hingga saat ini, kata dia, standarisasi cabang masih belum sama, khususnya dalam pola pembinaan di dalam kepengurusan cabangnya.

"Belum. Masih ada perbedaan (dalam standarisasinya), jadi cabang olahraga A pembinaannya beda dengan B atau C. Itu bukan hanya karena bedanya dukungan dari swasta atau sponsor tapi beda pola pikir (PB-nya) dan pembinaan, kan harusnya sama semua. Ya, mudah-mudahan apapun yang kita lakukan bisa menjadi bekal-lah," tukasnya.

Sumber: http://sport.detik.com/raket/d-3283073/bersyukur-dengan-pencapaian-di-rio-ketum-pbsi-targetkan-2-3-emas-di-tokyo

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1467 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1420 kali

sahabat total episode 1