Rafael Nadal Berambisi Pertahankan Status Nomor Satu Dunia

itoday - Petenis Spanyol Rafael Nadal berjanji akan menunjukkan penampilan terbaik di Paris Masters 2017. Pasalnya, Nadal berambisi mempertahankan posisi nomor satu dunia hingga pengujung ATP Tour musim ini. 

Nadal, yang akan menjadi unggulan teratas di Paris Master, mengakui kemenangan dalam sebuah pertandingan sangat penting. Petenis berusia 31 tahun itu berusaha menyeimbangkan situasi politik di negara asalnya dengan statusnya sebagai olahragawan internasional. Karena itu, dia hanya ingin fokus di setiap pertandingan nanti. 

"Saya perlu memenangkan pertandingan. Saya di sini (Paris) untuk mencoba yang terbaik, sepeti di setiap turnamen," kata Nadal, dilansir AFP. "Jika ini (nomor satu) terjadi, itu akan menjadi sesuatu yang penting bagi saya. Tapi, musim ini belum berakhir dan ini bukan saatnya memikirkannya. Saya hanya ingin mencoba mempersiapkan dengan tepat untuk turnamen ini dan siap menghadapi pertandingan pertama," ujarnya. 

Pada laga pertama, Nadal, yang kembali ke peringkat satu ATP pada Agustus untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir, akan menghadapi petenis Korea Selatan Hyeon Chung di Palais omnisports de Paris-Bercy, Rabu (1/11/2017) hari ini. Namun, peraih 16 gelar grand slam itu harus waspada karena lawannya itu baru membukukan kemenangan 6-0, 6-2 pada babak pertama dari petenis Jerman Mischa Zverev. 

Selain itu, Nadal juga tidak mempermasalahkan absennya pesaing utamanya, Roger Federer, di Paris Masters. Rivalnya itu memutuskan mundur karena mengalami kelelahan seusai memenangkan dua gelar secara beruntun di Shanghai dan Basel. Petenis Swiss itu lebih memilih mempersiapkan diri tampil di ATP Finals di London, 12-13 November.

Yang jelas, Nadal, yang mengundurkan diri dari Basel akibat masalah lutut, tidak menyalahkan saingan utamanya karena menjaga kepentingan pribadi. Menurutnya, keputusan seorang petenis mengikuti sebuah turnamen adalah urusannya. Namun, petenis kelahiran Manacor, 3 Juni 1986, ini berkesempatan besar menjadi juara di Paris. 

"Semua orang punya jadwal sendiri yang menurutnya terbaik. Bagi Federer, semuanya berjalan dengan baik. Dia punya kesempatan lebih baik dan tentu saja jika datang ke sini. Mungkin setelah memenangkan Shanghai dan Basel, dia yakin akan lebih baik untuk tubuhnya agar bisa mempersiapkan diri bertanding di London," paparnya.

Meski begitu, usaha Nadal meraih gelar perdana di Paris Masters tak akan terlihat mulus. Pasalnya, ada beberapa petenis papan atas yang siap memberikan persaingan di turnamen tersebut. Mereka adalah Marin Cilic (Kroasia), Alexander Zverev, Dominic Thiem, dan Juan Martín del Potro. Selain itu, masih ada beberapa petenis yang juga kerap memberikan Nadal kesulitan di atas lapangan.

Namun, Nadal justru harus mewaspadai Del Potro yang tampil luar biasa di beberapa turnamen terakhir. Petenis asal Argentina itu sukses mencapai semifinal di AS Terbuka dan Shanghai, meraih gelar juara di Stockholm, serta mencapai final di Basel. Dia tentu ingin kembali melanjutkan penampilan terbaik di Paris sebelum mempersiapkan diri menjalani ATP Tour 2018.

"Tingkat penampilan saya membaik dan saya hanya kalah dalam pertandingan melawan petenis-petenis terbaik. Saya bermain bagus melawan mereka. Saya pun memiliki kesempatan untuk mengalahkan mereka. Jadi, saya akan kembali mencobanya di sini (Paris)," ungkap Del Potro.

Komentar

Artikel Terkait

Rabu, , 15 November 2017 - 00:06 WIB

Musim Nadal Sudah Berakhir

Rabu, , 08 November 2017 - 10:51 WIB

Lewis Hamilton Terinspirasi Rivalitas Nadal-Federer

Telah dilihat : 1692 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1649 kali

sahabat total episode 1