205 Juta Serangan Siber Ancam Indonesia Sepanjang 2017

itoday - Berbagai serangan hacker masih terus mengincar perangkat elektronik termasuk di Indonesia. Data yang dirilis Indonesia Security Incident Response Team of Internet Infrastructure (ID-SIRTII) mencatat jumlah serangan dari berbagai jenis malware, bersifat dinamis setiap bulannya.

Pada Januari hingga November 2017 tercatat sebanyak 205.502.159 serangan secara nasional di Indonesia. Jumlah tersebut meningkat cukup tajam dibanding tahun lalu. ID SIRTII mencatat serangan yang terjadi pada 2016 sejumlah 135.672.948.

Januari menjadi saat dimana serangan tercatat rendah dengan jumlah 232.297 serangan. Sementara serangan tertinggi terjadi pada Maret dengan jumlah serangan 54.133.256.

Serupa dengan tahun 2016, serangan terendah terjadi pada Januari dengan jumlah 1.789.780. Bedanya, serangan tertinggi pada 2016 terjadi pada April dengan jumlah serangan mencapai 46.338.695.

Sementara itu, aktivitas malware sendiri sejak Januari hingga November 2017 terjadi sebanyak 36.423.773 aktivitas. DOS menjadi malware yang paling aktif menyerang dengan persentase 37,72%, disusul Adware 20,93% dan Trojan 18,63%.

Malware Trojan sendiri tercatat menyerang secara aktif setiap bulannya.

Gambaran serangan yang mencapai jumlah jutaan ini patutnya dibentengi dengan tingkat keamanan yang mumpuni. Sayangnya, tingkat keamanan internet nasional di Indonesia masih terbilang kurang bahkan terkadang buruk.

Data ID SIRTII mencatat tingkat keamanan nasional sangat buruk pada Februari dan Maret, dinilai buruk pada Mei, Oktober dan November. Sementara pada April, Juni, Agustus dan September tercatat tingkat keamanan nasional sedang. Hanya dalam satu bulan saja yang dinilai tingkat keamanan internet nasional baik yakni pada Juli 2017. 

Komentar

Artikel Terkait

Senin, , 10 Desember 2018 - 14:30 WIB

Indonesia Terbanyak Kedua Kirim Jamaah Umrah ke Saudi

Kamis, , 06 Desember 2018 - 07:06 WIB

Serangan Siber Ancam Kedaulatan Digital