Izin Facebook Terancam Dicabut Sementara

itoday - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan telah menjalankan tahapan sanksi terhadap pengelola media sosial (medsos) Facebook atas kebocoran data penggunanya di Indonesia.

Setelah mengeluarkan peringatan lisan, pihaknya juga sudah melayangkan teguran lebih keras dalam bentuk tertulis kepada pengelola di Jakarta.

"Sebelumnya teguran lisan, terus peringatan tertulis sudah dikeluarkan. Koordinasi dengan polisi sudah dilakukan. Polisi akan memanggil Facebook minggu ini," ucap Rudiantara di Istana Negara, Jakarta.

Pemanggilan oleh Polri, menurut dia, didasarkan pada surat peringatan tertulis yang telah dikirimkannya ke manajemen Facebook.

"Kami juga minta kepada Facebook meng-update terus mengenai jumlah data dari penggunanya yang berasal dari Indonesia. Karena angkanya berubah dari 50 juta menjadi 80 juta," ungkap pria kelahiran Bogor, 3 Mei 1959 ini.

Berdasarkan peraturan yang ada, kata Rudi, Kemenkominfo bisa memberlakukan sanksi yang lebih berat setelah teguran lisan dan tertulis yang sudah diberikan kepada Facebook, yakni pemutusan sementara aksenya di Indonesia.

"Dari peraturan menteri, teguran lisan sudah, tertulis sudah. Tinggal pemutusan sementara. Tentu kami koordinasi dengan semua pihak terkait," pungkas dia.

 

Komentar

Artikel Terkait

Selasa, , 03 Juli 2018 - 18:20 WIB

Tik Tok Diblokir Kominfo

Minggu, , 10 Juni 2018 - 00:25 WIB

Tak Mau Kalah, Facebook Luncurkan Pesaing Musical.ly

Jumat, , 08 Juni 2018 - 01:05 WIB

Apple: Kami Tak Pernah Akses Data Facebook