Review Samsung Galaxy A7 2018 (A750FN): Tawarkan Kamera multi-mode dan Desain yang Menawan

Samsung Galaxy A7 2018

Tren tiga kamera yang dibenamkan pada perangkat handphone yang dipelopori oleh Huawei kini sudah mulai di adopsi oleh vendor lain salah satunya adalah Samsung. Penguasa pasar ponsel tanah air, belum lama ini telah meresmikan dan memasarkan handphone terbaru mereka yang hadir dengan dukungan tiga kamera belakang. Adalah Galaxy A7 2018 yang memang sengaja dihadirkan oleh Samsung untuk pengguna ponsel yang gemar melakukan aktivitas fotografi dengan perangkat ponsel. Meski begitu, Samsung juga menghadirkan beragam fitur unik yang dikombinasikan dengan spesifikasi hardware dan spesifikasi yang menarik.

Memulai debutnya di pasaran secara pre-order, Galaxy A7 2018 ini hadir dengan banderol harga yang cukup terjangkau dikelasnya. Bagaimana tidak, dengan tiga kamera belakang yang tertanam di dalamnya, perangkat ini hanya dijual dengan harga 4,5 juta rupiah saja. Nilai plus lainnya yang cukup menggoda adalah tampilan desain yang ditanamkan sudah kekinian.

Namun apakah fasilitas fotografi yang menarik dan tampilan desain yang menawan membuat perangkat ini cukup layak untuk dimiliki? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita ulas perangkat ini secara lebih mendalam.

Paket penjualan Samsung Galaxy A7 2018

Paket Penjualan: Handset, Charger, Headset, Kabel Data Micro USB, Buku Manual, Kartu Garansi, Sim Ejector
Warna: Black
Harga: Rp 4.499.000


Desain

Dibekali dengan tampilan desain yang kekinian Samsung Galaxy A7 2018 tampil elegan dengan material kaca lengkung 2.5D yang ditanamkan pada bagian depan dan belakang perangkatnya. Namun sayangnya, tak jauh berbeda dengan perangkat handphone yang memiliki material kaca, perangkat ini memiliki kerentanan terhadap benturan dan selalu meninggalkan bekas sidik jari yang membuat perangkat ini terlihat kusam. Meski begitu, perangkat ini mampu menghadirkan tampilan desain yang kokoh berkat frame metal yang ditanamkan pada perangkat ini. Hadir dengan ukuran desain yang sedikit besar, perangkat ini masih cukup nyaman untuk digunakan dalam beraktivitas seperti bermain game dan menonton video.

Berbicara soal paket penjualannya, Samsung Galaxy A7 2018 terbilang standar, mulai dari handset itu sendiri, charger, kabel data, pin ejector, buku panduan, hingga kartu garansi. Hal yang cukup disayangkan adalah Samsung tidak menyertakan casing pelindung tambahan.

Masih berbicara soal tampilannya, pada bagian depan perangkat ini tidak terdapat tombol fisik apapun, hal ini membuat perangkat ini tampak luas. Di bagian atasnya tertanam kamera depan yang ditemani dengan sensor proximity dan lampu flash LED. Tak seperti handphone yang beredar saat ini, Galaxy A7 2018 tidak dibekali dengan poni di bagian atas layarnya.

Bergeser ke bagian kanan perangkat Samsung menyematkan tombol volume yang ditemani oleh tombol power yang juga bisa difungsikan sebagai sensor pemindai sidik jari. Sementara pada bagian kirinya, terdapat slot kartu SIM 1 dan 2 serta slot kartu microSD. Sedangkan pada bagian bawah, terdapat lubang speaker yang ditemani oleh lubang port microUSB 2.0 dan lubang jack audio 3,5mm.

Beralih ke bagian belakang, tertanam tiga lensa kamera yang ditemani oleh lampu LED. Meski memiliki tiga sensor kamera yang tertanam di bagian belakang namun besaran ketiga lensa kamera ini memiliki besaran resolusi yang berbeda. Lensa utama memiliki resolusi 24 megapiksel dan lensa kedua yang bisa membidik foto dengan sudut pandang yang luas memiliki resolusi 8 megapiksel dan lensa yang terakhir memiliki resolusi 5 megapiksel untuk menghasilkan efek foto bokeh.

Hadir dengan tampilan yang cukup bongsor, perangkat ini memiliki baterai yang cukup besar yakni 3300 mAh.


Layar Super AMOLED dengan Always-On Display

Selain tampilan desain yang menawan, sektor layar menjadi salah satu unggulan dari Samsung Galaxy A7 2018. Hal ini dikarenakan, Galaxy A7 memiliki dukungan layar yang serupa dengan handphone kelas atas Samsung lain yang telah beredar di pasaran. Seperti diketahui, Samsung Galaxy A7 2018 hadir dengan panel layar Super AMOLED berukuran 5.99 inci dan resolusi layar 18,5:9. Tak hanya mampu menghadirkan kualitas layar yang tajam, teknologi layar Super AMOLED ini tidak menyebabkan mata pengguna cepat lelah meski digunakan dalam waktu yang cukup lama.

Selain teknologi layar Super AMOLED, layar yang tertanam pada perangkat ini sudah dilapisi oleh kaca pelindung Corning Gorilla Glass. Namun yang membuat perangkat ini semakin menarik dari sisi layar yang ditanamkan adalah fitur Always On Display yang tertanam. Fitur ini memungkinkan layar untuk terus menyala dan menampilkan informasi waktu, kalender, notifikasi dan kontrol pemutar musik meski dalam keadaan terkunci. Tapi tenang saja, berkat panel Super AMOLED, fitur ini tidak akan menguras baterai sebab piksel pada panel AMOLED menyala secara independen. Sehingga bagian layar berwarna hitam tidak menggunakan daya baterai sama sekali.

Fitur lain yang juta tertanam pada layar Galaxy A7 2018 adalah dilengkapi fitur Blue Light Filter yang mereduksi cahaya biru dari layar demi kenyamanan bagi mata pengguna ketika menggunakannya dalam durasi yang panjang. Fitur ini bisa diaktifkan melalui menu pengaturan tampilan atau via quick toggle pada notification tray.

Sebagai salah satu produsen perangkat TV terbesar di dunia, Samsung tentu menyadari bahwa selera pengguna terhadap karakter tampilan warna, saturasi, dan kontras pada layar tidak bisa disama-ratakan. Untuk mengakomodasi selera yang berbeda tersebut, Galaxy A8 dibekali pengaturan screen mode dengan 4 pilihan diantaranya Adaptive display, AMOLED cinemea, AMOLED photo dan Basic.

Tak jauh berbeda dengan tampilan layar handphone masa kini, layar Galaxy A7 2018 memiliki bagian sudut membulat yang membuatnya nampak serasi dengan desain bodi smartphone memiliki sudut menumpul. Apiknya lagi, perangkat ini juga telah memiliki kemampuan merespons sentuhan layar hingga 10 titik secara bersamaan.


Android Oreo 8.0 feat Samsung Experience 9.0

Meski tren handphone masa kini sudah menggunakan versi Android Oreo terkini dengan seri 8.1, namun Samsung Galaxy A7 2018 masih dibekali dengan Android 8.0 Oreo. Meski begitu OS yang tertanam ini dikombinasikan dengan kustom UI Samsung Experience 9.0 yang memiliki banyak fitur pendukung yang cukup melimpah.

Tampilan antarmuka Samsung Experience 9.0 ini cukup sederhana yang memungkinkan pengguna tak perlu beradaptasi dalam waktu yang lama. Selain hanya menyematkan satu layar utama dengan beberapa aplikasi pilihan, Samsung juga menyediakan Bixby Home yang memberikan pengguna sejumlah update terbaru atau yang disebut sebagai cards. Cards yang tertampil berasal dari sejumlah fitur bawaan semisal Samsung Health, Calendar, Alarm, Weather dan sebagainya. Selain itu pengguna juga bisa memilih untuk menampilkan cards dari aplikasi pihak ketiga yang sudah mendukung fitur ini, seperti misalnya tempat makan terdekat, informasi cuaca, notifikasi dari aplikasi sosial media dan yang lainnya.

Homescreen menampilkan sejumlah ikon aplikasi secara default, dan aplikasi yang baru diinstal oleh pengguna akan ditambahkan secara otomatis ke homescreen. Sementara untuk menampilkan seluruh aplikasi (App Drawer) Anda cukup menyapu (swipe) layar dari bawah ke atas atau sebaliknya. Untuk kembali ke homescreen, swipe sekali lagi. Jika tidak terbiasa dengan kepraktisan ini Anda bisa memilih untuk menampilkan tombol App Drawer yang klasik melalui pengaturan.

Dengan menahan ikon aplikasi pada homescreen, pengguna bisa mengakses sejumlah pilihan. Misalnya memilih Install Second App untuk menggandakan aplikasi contohnya WhatsApp atau untuk mencegah mencegah aplikasi tertentu untuk mengkonsumsi daya baterai pada background pengguna tinggal memilih Sleep.


Performa Ganas, Asik Untuk Main Game

Pada sektor kinerja, Samsung Galaxy A7 hadir dengan dukungan chipset terbaru buatan Samsung sendiri yakni Exynos 7885 Octa. Chipset ini memiliki kombinasi prosesor octa-core 2.2GHz dengan grafis Mali-G71. Tak hanya itu, perangkat ini juga menyematkan RAM sebesar 4GB dan memory internal 64GB untuk menopang aktivitasnya sehari-hari.

Pada proses pengujiaannya, Galaxy A7 mampu memberikan kinerja yang sangat baik dalam mendukung aktivitas sehari-hari mulai main game, sosial media hingga aktivitas lainnya yang cukup menguras baterai. Ada tiga game yang PULSA install diperangkat ini mulai dari PUBG, Asphalt 9 dan Asphalt Extreme, ketiga game ini dapat dimainkan dengan sangat baik di perangkat ini. Selain itu, tampilan grafis yang ditampilkan pun cukup mempesona.

Tak hanya mengukur kinerja berdasarkan penggunaannya sehari-hari PULSA juga mengukur kinerja perangkat ini dengan menggunakan 4 aplikasi benchmark. Dan berdasarkan pengujian 4 aplikasi benchmark tersebut perangkat ini memiliki skor benchmark yang baik serta performa yang setara dengan handphone yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 636.

Selain mengukur kinerja perangkat ini, PULSA juga menguji ketahanan baterai yang ditanamkan. Sebagai informasi Samsung Galaxy A7 2018 hadir dengan baterai berkapasitas 3300 mAh. Saat digunakan untuk aktivitas browsing selama satu jam baterai yang tertanam hanya berkurang sekitar 8 persen saja. Sedangkan untuk bermain game, baterai terkuras hingga 17%.


Tiga Kamera Belakang Jadi Pembeda

Fitur utama yang ada pada Samsung Galaxy A7 2018 adalah kamera, tersedia di pasaran dengan banderol harga 4,5 jutaan, handphone ini hadir dengan tiga kamera di bagian belakang. Yang menjadikan perangkat ini sebagai handphone tiga kamera belakang termurah yang ada di pasaran. Hal ini dikarenakan, handphone tiga kamera belakang yang telah beredar di pasaran masih dijual dengan harga 11 jutaan.

Lebih lanjut mengenai tiga kamera belakang yang tersedia pada Galaxy A7 2018,  tiga kamera belakang ini memiliki mode yang berbeda-beda. Kamera utama yang memiliki resolusi 24 megapiksel dengan aperture f/1.7 dan dukungan PDAF. Sementara kamera keduanya memiliki resolusi 8 megapiksel dengan aperture f/2.4 ditujukan untuk memotret dengan mode ultra-wide. Yang terakhir kamera ketiga yang tertanam pada perangkat ini adalah 5 megapiksel dengan aperture f/2.2 yang ditujukan untuk mendapatkan efek bokeh.

Pada proses pengujiannya, kamera utama yang tertanam mampu menghasilkan kualitas foto yang sangat baik dengan detil dan objek warna yang menawan. Berbekal bukaan lensa f/1.7 perangkat ini mampu menghasilkan foto dengan kualitas yang baik pada saat pencahayaan minim. Sementara itu, kamera kedua yang tertanam mampu membidik objek dengan sudut hingga 120 derajat. Mode ini sangat berguna untuk pengguna yang gemar melakukan perjalanan untuk dapat mengabadikan momen dengan jarak yang lebih luas.

Yang menarik adalah tak hanya memiliki kualitas kamera yang baik, kamera yang tertanam juga sudah dibekali dengan beragam mode pendukung yang bisa dimaksimalkan oleh pengguna dalam berkreasi. Mulai dari mode Panorama, Hyperlapse, Slow-motion, AR Emoji serta Scene Optimizer. Untuk AR Emoji, selain memberikan akses kepada pengguna untuk menambahkan stiker yang lucu dan imut, mode ini juga memberikan akses kepada pengguna untuk membuat emoji sendiri dengan menggunakan wajah pengguna dan uniknya lagi, emoji yang dihasilkan berbentuk file foto dengan format gif, dimana pengguna bisa berbagi melalui aplikasi sosial media seperti Facebook, WhatsApp dan yang lainnya.

Sementara untuk mode Scene Optimizer, memungkinkan perangkat ini untuk memaksimalkan hasil kamera yang didapat dengan melakukan penyesuaian berdasarkan jenis objek foto yang dibidik.

Beralih ke kamera depan, perangkat ini hadir dengan dukungan lensa kamera yang memiliki resolusi 24 megapiksel. Tak kalah kualitasnya dengan handphone yang ditujukan untuk pecinta selfie, kualitas yang dihadirkan oleh kamera depan Galaxy A7 2018 juga sangat menarik dengan detil dan kombinasi warna yang menawan. Meski begitu, kamera depan ini juga sudah dibekali dengan fitur beautify untuk memanipulasi wajah pengguna agar menjadi lebih cantik ataupun bercahaya.

Hasil foto kamera belakang - indoor (bokeh)

Hasil foto kamera belakang - outdoor

Hasil foto kamera depan - selfie


Kesimpulan

Menggoda konsumen yang gemar melakukan aktivitas fotografi dengan menggunakan perangkat handphone, Samsung Galaxy A7 2018 dibekali dengan fasilitas fotografi yang sangat menarik dikelasnya. Berbekal kualitas kamera yang ditanamkan membuat perangkat ini tak hanya layak untuk digunakan oleh kaum hawa namun bisa juga digunakan untuk kaum adam yang gemar melakukan kegiatan outdoor. Selain fotografi, kualitas layar dan desain yang ditawarkan oleh perangkat ini sangatlah menggoda. Tajam, jernih dan tidak cepat membuat mata lelah, menjadi karakter khas teknologi layar yang ditanamkan pada perangkat Samsung kelas atas. Namun dari sisi kinerja, keterbatasan kemampuan grafis yang ditanamkan membuat perangkat ini memiliki opsi yang tidak banyak untuk memainkan game berkualitas grafis tinggi.

 

Komentar

Artikel Terkait