Review Xiaomi Mi A2 Lite: Android One Anyar Versi Ringan

Xiaomi Mi A2 Lite

Persaingan smartphone di pasar Indonesia semakin sengit. Produk yang digulirkan beberapa vendor seperti tidak ada hentinya. Termasuk salah satunya yang digulirkan Xiaomi belum lama ini yaitu Xiaomi Mi A2 Lite. Mi A2 Lite adalah ponsel Android One yang dirilis pada tahun kedua kerja sama Xiaomi dengan Google. Hadir dengan 2 varian, Xiaomi Mi A2 Lite tersedia dalam format RAM 3GB/ROM 32GB dan RAM 4GB/ROM 64GB. Yang diuji kali ini adalah yang memiliki RAM 4GB/ROM 64GB.

Penyematan nama ‘lite’ tentunya berarti versi yang lebih rendah dibanding sebelumnya yaitu Xiaomi Mi A2. Meski keduanya memiliki sensor sidik jari yang sama-sama berada di punggung ponsel, namun keduanya memiliki beberapa perbedaan. Meskipun Xiaomi Mi A2 Lite hadir dengan layar Full HD+ dengan aspek rasio 19:9, namun ponsel ini memiliki notch yang terlihat lebih atraktif dibanding Mi A2.

Xiaomi Mi A2 dan Mi A2 Lite sama-sama menjalankan Android 8.1 murni atau Android One besutan Google. Sehingga fitur semacam Google Assistant dan Google Lens pun dapat mempermudah penggunanya. Dengan Android One, software yang disematkan didesain lebih mudah saat digunakan dan lebih intuitif.

Paket penjualan Xiaomi Mi A2 Lite

Paket Penjualan: Handset, Adapter, Kabel USB, User guide, SIM eject tool, Kartu garansi, Clear soft case
Warna: Gold, Lake Blue, Black
Harga: Rp 2.999.000


Desain Premium

Seperti pendahulunya, Mi A1 atau Mi A2, desain premium pada Mi A2 Lite dilengkapi dengan bodi metal dan lengkungan yang membuatnya terasa kokoh di genggaman. Dengan dimensi bodi 149,33 x 71,68 x 8.75 mm dan bobot 178 gram, Mi A2 Lite sedikit lebih tebal dibanding Mi A1. Balutan warna lake blue (di bagian belakang) yang lembut dipasangkan dengan fingerprint berwarna yang sama.

Pada tampak depan, kamera depan berada didalam notch sebelah kanan. Pada sisi kanan terdapat tombol power dengan tombol volume di atasnya. Tombol ini terasa lembut dengan warna yang sama dengan casing belakang. Kedua tombol tersebut dilapisi dengan list logam yang tipis dan berkilau. Bila dibandingkan dengan Mi A2, Mi A2 Lite menyediakan jack audio yang diletakkan di sisi atas kanan. Di sisi atas ini tersedia lubang infrared di kirinya dengan mikrophone 2 disebelahnya. Mikrophone 1 berada di sisi bawah sebelah kanan dengan port charging/data di tengah dan lubang speaker di sebelah kiri.

Pada tampak belakang, antara lengkungan kanan dan kiri terdapat list logam tipis di bagian atas dan bawah. List ini terlihat memperindah tampilan belakang. Dual kamera belakang diletakkan di kiri atas dan dibuat vertikal dengan LED flash di tengahnya. Kamera ini dibuat sedikit menonjol dari permukaan bagian belakang. Sensor fingerprint diletakkan di tengah agak ke atas yang bila digenggam sangat pas dengan jari telunjuk. Permukaan sensor fingerprint ini hampir sama dengan permukaan bagian belakang.


Layar Full HD Plus dan Rasio Aspek 19:9

Saat smartphone keluaran vendor lain tampil dengan konsep full view bersama rasio aspek 18:9, Xiaomi Mi A2 Lite hadir dengan full view 19:9. Untuk dapat menikmati pengalaman visual yang lebih baik, Xiaomi menghadirkan kerapatan layar 432 piksel per inci dan kecemerlangan warna NTSC 84%. Tidak lupa, layar kaca 2,5D membuatnya tampil lebih kinclong. Dibandingkan dengan Mi A2, Xiaomi Mi A2 Lite justru terlihat lebih kekinian karena terdapat notch.

Dengan ukuran layar 5,84 inci Full HD+ (resolusi 1080 x 2280) dan kerapatan layar 432 ppi, ponsel ini bahkan disebut memiliki kecerahan (brightness) 500 nits. Artinya, Anda dapat melihat detil gambar yang padat dengan warna yang natural dan tajam. Smartphone ini juga menerapkan konsep On Screen Display untuk tombol navigasi. Tombol navigasi ini terdiri dari back, home dan recent apps. Sayangnya panel navigasi tidak bersembunyi saat tidak digunakan. Artinya panel navigasi ini akan terus tampil dan mengurangi sensasi full view.

Layar ponsel ini tidak menyertakan tingkat kecerahan otomatis. Anda harus mengatur tingkat kecerahan dengan membuka menu singkat dengan menyapu layar dari atas ke bawah. Namun ponsel ini menyertakan ‘Adaptive Brightness’ yang fungsinya untuk optimalisasi level kecerahan sesuai intensitas cahaya. Namun fitur ini membuat layar menjadi agak gelap dan kurang terlihat. Selain itu, tersedia juga fitur ‘night light’ yang dapat mengatur kapan waktu pengaktifan cahaya malam secara otomatis. Untuk multitouch secara bersamaan, smartphone ini mendukung 10 sentuhan. Saat pengujian tidak ditemui masalah dan berjalan lancar.

Android One (Android 8.1 Oreo)

Xiaomi Mi A2 Lite menggunakan OS Android One yang lebih mumpuni. Android One mnyediakan kumpulan aplikasi pre-install yang kecil dan memberikan lebih banyak ruang penyimpanan. Dengan fitur Google Assistant, Anda dapat menyelesaikan beragam tugas dimana saja dengan cukup mengucapkan ‘OK Google’ atau tekan lama tombol Beranda untuk memulai. Ponsel dengan Android One didesain oleh Google agar mudah untuk digunakan dan intuitif. Anda juga dapat dengan mudah menyetelnya saat pertama kali digunakan.

Dengan pembaruan keamanan bulanan dan Google Play Protect built in, perangkat Android One termasuk salah satu perangkat yang paling aman. Google Play Protect dengan aktif memindai dan memverifikasi lebih dari 50 milyar aplikasi per hari, dan dengan mesin pembelajaran Google dapat secara dinamis mencegah virus dan malware.

Untuk urusan keamanan ponsel, Xiaomi Mi A2 Lite menyediakan banyak pilihan. Keamanan standard tersedia PIN, pola dan fingerprint. Saat penggunaan, sensor sidik jari berjalan dengan baik dan sangat responsif. Anda dapat menambahkan beberapa sidik jari buat posisi menggenggam yang berbeda.

Tidak hanya itu, Anda dapat menambahkan ‘face unlock’ sebagai pengamanan tambahan. Fitur ini juga mampu berakselerasi dengan baik. Responnya cukup cepat dalam mendeteksi wajah. Bahkan pengujian dengan meregistrasi wajah menggunakan kaca mata, ponsel tetap dapat mendeteksi dengan sempurna. Hanya saja face unlock ini tidak bisa secara langsung membuka layar yang dalam kondisi mati. Artinya, Anda harus menghidupkan layar terlebih dahulu untuk membuka layar.

Sebenarnya untuk pengamanan lengkap, Xiaomi menyediakan fitur yang dinamakan ‘smart lock’. Didalamnya terdapat fitur ‘onbody detection’ yang membuat ponsel tidak terkunci saat bersentuhan dengan tubuh. Selain itu masih ada ‘trusted place’ yang akan membuka kunci saat berada di tempat yang sudah ditentukan, seperti didalam rumah misalnya. Masih ada juga yang namanya ‘trusted devices’ yang secara otomatis akan membuka kunci saat perangkat dekat dengan perangkat lainnya yang sudah diatur. Sedangkan ‘trusted face’ adalah membuka kunci dengan pengenalan wajah (face unlock) dan terakhir ‘voice match’ yang akan membuka kunci ponsel dengan perintah suara.

Dari sisi UI, ponsel ini menyediakan wallpaper, widget dan home setting untuk pengaturannya. Cukup sederhana. Aplikasi yang baru diinstal akan terlihat pada layar kedua (setelah layar utama). Tampilan keseluruhan aplikasi dapat dilihat dengan menggeser layar dari bawah ke atas. Bila Anda menggeser layar ke kiri dari layar utama, akan muncul menu Google Assistant. Selain itu, dengan mengaktifkan ‘allow home screen rotation’ dapat membuat home screen tampil secara horizontal bila dalam posisi horizontal (jadi mirip tablet).


Dual Camera Dengan AI

Baik Xiaomi Mi A2 maupun Mi A2 Lite sudah menggunakan ‘dual kamera’ yang didukung teknologi AI untuk meningkatkan kesempurnaan pemotretan. Dengan menggunakan segmentasi semantik AI,
dual kamera 12 megapiksel (4.000 x 3.000 piksel) + 5 megapiksel mampu memudarkan latar belakang dan menajamkan tepian gambar. Nama lainnya, oke untuk bokeh mode.

Untuk mode, kamera ponsel ini menyediakan fitur short video (video singkat), video, photo, portrait, square, panorama dan manual. Short video merupakan fitur membuat video singkat dengan durasi 10 detik. Ini cocok buat Anda yang suka sharing video di media sosial. Fitur portrait memudahkan buat Anda yang ingin membuat pas photo (sekedar contoh). Fitur panorama cocok digunakan untuk pemotretan pemandangan di alam bebas. Sedangkan manual sangat cocok Anda yang terbiasa menggunakan kamera DSLR profesional dengan pengaturan WB dan ISO. Sedangkan untuk efek, tersedia efek vivid, film, amour, latte, sun, cookie, calm, soda, gourmet, glow, berries, B&W dan fade. Untuk frame, tersedia format 4:3, 16:9 dan 18:9.

Untuk kamera depan, tersedia kamera dengan resolusi 5 megapiksel (2592x1944 piksel). Kamera depan untuk selfie ini menyediakan fitur Beautify 4.0. Dengan fitur ini Anda dapat menghilangkan lingkaran hitam di bawah mata, menghilangkan noda hitam dan jerawat, meningkatkan highlight serta mencerahkan kulit.

Hasil pengujian, pemotretan outdoor dan indoor untuk kamera belakang, hasilnya masih mampu menampilkan bokeh yang cukup merata meskipun tidak istimewa. Demikian juga pemotretan selfie indoor maupun outdoor cukup baik namun masih terasa kurang memuaskan. Pengujian menggunakan aplikasi Google Lens, kamera mampu menjalankan kesemua fitur yang tersedia seperti copy text, search similar product, identify plant and animal, discover books & media serta scan codes dengan sempurna.

Hasil foto kamera belakang - indoor

Hasil foto kamera belakang - outdoor

Hasil foto kamera depan - selfie


Octa Core dengan Snapdragon 625

Sebagai smartphone mid to low, meskipun tidak sebaik jeroan yang dimiliki Xiaomi Mi A2, namun Mi A2 Lite sudah dibekali dengan Octa-core 2 GHz Qualcomm Snapdragon 625 dan grafis Adreno 506. Dengan dukungan RAM 4GB plus penyimpanan internal 64GB yang tentunya makin mendongkrak akselerasi ketika digunakan untuk menjalankan fungsi multitasking.

Untuk benchmark, digunakan beberapa aplikasi tambahan untuk mengujinya. Hasil pengujian menggunakan Antutu Benchmark didapat nilai 79.773. Dengan menggunakan Geekbench 4 didapat skor 869 untuk single-core, 4.236 untuk multi-core dan 3.472 untuk compute. Sedangkan pada 3Dmark, pengujian Sling Shot mendapat nilai 863, 475 untuk Slong Shot Extreme OpenGL dan 424 untuk Sling Shot Extreme Vulkan. Pengujian dengan PCMark, untuk work 2.0 performance didapat nilai 4.703, work performance didapat nilai 5.483, computer vision didapat nilai 2.430 dan storage didapat nilai 2.731. Untuk sumber daya, smartphone ini juga sudah ditopang baterai 4.000 mAh yang non removable plus kemampuan fast/rapid charging.

Pengujian penggunaan seharian dengan konektifitas penuh dan menjalankan aplikasi berat seperti menjalankan game Aspalt 9 atau Need For Speed No Limits, tidak ditemui kendala sama sekali. Respon layar dan performa berjalan baik. Pengujian menjalankan file video dengan resolusi tinggi juga tidak ditemui kendala. Beragam konektifitas tersedia mulai dari Bluetooth, WiFi, GPS hingga Infrared. Sayangnya smartphone ini masih belum memiliki konektifitas NFC.


Kesimpulan

Dengan layar Full HD plus dan hardware yang mendukung AI, ponsel ini layak dijadikan pilihan. Buat Anda yang kecewa tidak dapat memiliki Mi A2, maka A2 Lite ini dapat mengobati kekecewaan. Kelebihan dari Android One juga menjadi nilai lebih dengan fitur keamanan yang tergolong lengkap meskipun untuk konektifitas masih minus NFC.

 

Komentar

Artikel Terkait