Agar Tak Lemot, Vivo Berbagi Tips Kelola Memori Smartphone

itoday - Pengguna smartphone aktif pastinya akan menggunakan memori dan storage yang ada dengan maksimal. Baik untuk menyimpan foto-foto saat berlibur, video-video perayaan tahun baru, ataupun banyaknya pesan gambar dari keluarga dan kerabat. Namun, penggunaan memori menjadi tidak optimal lantaran penggunaannya yang kurang tepat. Vivo Smartphone memiliki rangkaian ponsel cerdas yang dilengkapi dengan memori RAM (Random Access Memory) dan storage dengan kapasitas cukup besar untuk mendukung berbagai aktivitas multitasking pengguna. Untuk mengoptimalkan penggunaan memori di smartphone vivo perlu dilakukan pembersihan berkala secara tepat dan cermat agar data penting di dalamnya tidak ikut terbuang.  

Jason Fanjaya, Product Manager Vivo Indonesia menyatakan, "Vivo menyediakan tool yang efektif untuk membersihkan trash file dan membersihkan memory cache sehingga smartphone bisa kembali beroperasi dengan lancar. Namun pengguna juga bisa melakukan teknik pembersihan secara manual untuk memperbesar kembali ruang memori di ponselnya."

Efektif Memanfaatkan Kapasitas Memori

Selama ini masih menjadi perdebatan mengenai seberapa berguna mengurangi penggunaan RAM di smartphone berbasis sistem operasi Android. RAM merupakan tempat untuk menyimpan sementara file yang dibuka oleh pengguna. Sistem operasi Android akan mengakses data yang sedang dipakai tersebut, baik secara langsung atau dari background. Berbeda dengan RAM, memori ROM (Read-Only Memory) atau yang lebih sering disebut storage di dalam smartphone sifatnya permanen. Kapasitas ROM akan berkurang seiring dengan semakin banyaknya data yang tersimpan di dalamnya.

Memori RAM memberi keuntungan bagi antarmuka untuk bisa beroperasi lebih cepat, semisal membuka aplikasi media sosial. Saat aplikasi tersebut pertama kali dibuka, maka sistem memerlukan waktu untuk mengunduh konten yang akan ditampilkan. Ketika aplikasi tersebut ditutup dan dibuka kembali di lain waktu maka aplikasi memerlukan waktu yang lebih singkat karena data telah tersimpan di RAM. Apabila data di RAM tersebut dibersihkan, maka ketika aplikasi dibuka kembali akan memerlukan waktu lebih lama untuk menampilkan konten.

Komentar

Artikel Terkait