Honor 10 Lite: Kirin 710 Dengan Banderol Lebih Hemat

Berselang 3 bulan sejak diluncurkan di negeri asalnya, Tiongkok, Honor 10 Lite hadir secara resmi di tanah air akhir Februari ini. Cukup lama memang, namun kehadiran ponsel satu ini tampaknya tetap tidak bisa diremehkan. Dibanderol 3,2 Jutaan, ponsel ini mengandalkan kamera selfie resolusi besar, layar dengan notch minimalis, prosesor 12nm dan desain elegan.

Paket Penjualan: Handset, Charger, Kabel Data Micro USB, Buku Manual, Kartu Garansi, SIM Ejector
Warna: Sky Blue (Gradasi), Shiny Red (Gradasi), Midnight Black (Solid) dan Sapphire Blue (Solid)
Harga: Rp. 3.299.000 (4/64GB)


Elegan dengan Gradasi

Sisi belakang dengan finishing warna gradasi (silver di area atas menuju biru di area bawah) pada unit Sky Blue yang PULSA uji, memberi kesan elegan pada Honor 10 Lite. Gaya gradasi ini menjadi “benang merah” yang kuat untuk menunjukkan keterikatan antara ponsel ini dengan produk flagship Honor tahun lalu yakni Honor 10. Honor 10 memang mengandalkan finishing gradasi saat peluncurannya.

Namun jika diperhatikan, ponsel ini justru mengingatkan kepada Honor 8X yang telah PULSA ulas sebelumnya. Peletakkan kamera ganda yang tersusun vertikal bersama lampu flash LED, pemindai sidik jari di area tengah sisi belakang, hingga letak tombol pengunci layar, pengatur volume, port micro USB, gerbang audio jack 3.5mm, dan lubang loudspeaker, semuanya berapa di posisi yang sama seperti yang ada pada Honor 8x.

Praktis hanya tray kartu SIM yang “berpindah tempat”. Jika pada Honor 8X tray ini berada di sisi kiri ponsel, maka pada Honor 10 Lite, tray yang memuat 2 kartu nanoSIM ini (atau sebuah nanoSIM dan sebuah kartu memory microSD) diletakkan di sisi atas.

Perbedaan lainnya ada pada bentukan sisi belakang Honor 10 Lite ini yang tampak membulat jika dibandingkan sisi belakang Honor 8X yang datar. Hal ini memberikan kesan ergonomik yang lebih baik pada ponsel ini ketika digenggam.

Meski terlihat seolah berbahan kaca, namun sejatinya sisi belakang ponsel ini terbuat dari material plastik. Yang berarti ponsel ini tentu lebih rentan goresan jika dibanding Honor 10 yang memang berada di kasta yang jauh lebih tinggi.

Sisi belakang ponsel ini juga terasa empuk dan tidak solid, sehingga menimbulkan efek seakan ada udara yang terperangkap di sisi belakang ketika diberi tekanan dengan jari.

Di sisi depan, perbedaan tampak lebih jelas berkat gaya poni yang berbeda dengan milik Honor 8X. Poni atau notch milik ponsel ini lebih minimalis dengan desain ala tetesan air.


Layar Luas, Poni Minimalis

Meski menyandang gelar “Lite” yang secara umum menunjukkan inferioritas, namun layar ponsel ini justru lebih besar jika dibandingkan dengan yang dimiliki Honor 10 (6,2 inci berbanding 5,8 inci).

Saat ini, Honor memang telah mengadopsi tren layar terbaru dengan desain berlubang lewat Honor View 20.  Namun melihat garis waktu peluncurannya secara global, wajar saja jika ponsel ini belum dibekali layar serupa. Ponsel ini masih menggunakan layar berponi yang menjadi tren besar di tahun lalu.

Kembali dibandingkan dengan Honor 10, layar ini memiliki poni atau notch yang lebih minimalis. Honor menyebutnya Dewdrop design untuk menggambarkan desainnya yang memang mirip dengan tetesan embun.

Layar berukuran besar dengan rasio ultra widescreen 19.5:9 dan resolusi Full HD+ (1080p), menjadikan layar berpanel IPS LCD millik ponsel ini tentu sangat mumpuni untuk diajak menikmati konten video semisal streaming YouTube atau sekedar memutar film favorit.

Terkait layar, EMUI yang dibawa ponsel ini dibekali fitur eye comfort yaitu sebuah fitur yang akan membuat tampilan layar lebih “bersahabat” terhadap mata saat digunakan di ruang yang redup. Fitur ini memang bukan hal baru di perangkat ponsel pintar. Namun yang menarik, Honor mengklaim bahwa fitur eye comfort yang dimiliki telah mendapatkan sertifikasi dari TÜV Rheinland, sebuah perusahaan sertifikasi yang berpusat di Jerman.

Poni atau notch (atau dalam bahasa baku adalah takik) yang dimiliki ponsel ini juga bisa “diakali” agar tidak terlihat lewat pengaturan di menu Pengaturan> Tampilan> Pengaturan tampilan lainnya>Takik.

Honor 10 Lite pun masih punya banyak fitur terkait layar seperti misalnya kemampuan untuk menentukan temperatur warna, ukuran serta jenis font hingga fitur Resolusi Pintar. Fitur Resolusi Pintar adalah fitur yang secara otomatis akan mengubah resolusi layar dari FHD+ (1080x2340) menjadi HD+ (720x1560) untuk menghemat daya baterai.

Software Lebih Fresh

Lahir belakangan, menjadikan ponsel ini untuk membawa sejumlah pembaruan di sektor software. Meski demikian, ketika pertama kali mengaktifkan ponsel ini PULSA tidak menyadari peningkatan besar pada sektor software. Hal ini dikarenakan, secara garis besar memang tidak banyak perubahan tampilan yang terjadi dari yang ditampilkan oleh Honor 10 maupun Honor 8X sebelumnya.

Padahal ponsel ini sudah membawa Android versi mutakhir yakni Pie (versi 9) dan tak hanya sistem operasi secara keseluruhan, Honor 10 Lite juga sudah dibekali tampilan antar muka (user interface) paling baru dari Honor, EMUI 9.0.1.

Pada Honor 10 Lite, EMUI 9 tidak membawa HiBoard yang menjadi ciri interface khas Honor dan Huawei ini. Namun fungsi yang sama, masih tersaji lewat Google Feed/Google Now yang mengisi panel paling kiri di Homescreen. Google Now menampilkan informasi penting sesuai minat pengguna yang dipelajari oleh algoritma rumit Google yang mempelajari aktifitas pengguna di dunia maya.

Di luar itu, ada sejumlah aplikasi bawaan yang telah ada pada ponsel lain berbasisi EMUI seperti Health, Party Mode, Theme dan Phone Manager, disamping banyak lagi aplikasi standar lainnya yang termasuk beberapa aplikasi besutan Google.


Kirin 710

Ponsel ini diotaki Kirin 710 yang sebelumnya muncul pada sejumlah produk menarik kelas menengah besutan Huawei dan Honor, diantaranya Nova 3i dan tentu saja Honor 8X.

Kirin 710 diklaim memiliki performa GPU yang meningkat 130% serta 75% peningkatan performa single-core dari generasi sebelumnya. Fabrikasi 12nm pada Kirin 710, membuat Honor 10 Lite menjadi hemat daya.

Ponsel ini pun telah dibekali GPU Turbo yang telah disempurnakan dalam versi sekuelnya (GPU Turbo 2.0) yang meningkatkan efisiensi performa pemprosesan grafis. Dengan demikian meski menggunakan pengaturan grafis tinggi pada game-game berat semisal PUBG Mobile, masalah semisal FPS drop ataupun lag bisa diminimalisir.

Kendati menggunakan chipset yang sama, namun saat diuji dengan menggunakan aplikasi benchmark, ponsel ini menghasilkan skor yang lebih rendah dibandingkan Honor 8X (124670 berbanding 141141).

Terkait chipset yang digunakan, ponsel ini merupakan pengusung Kirin 710 dengan harga paling bersahabat. Sebagai pengingat, Nova 3i dan Honor 8X diluncurkan secara resmi di Indonesia dengan banderol yang tidak jauh dari angka 4 jutaan.


Dual Kamera Kaya Fitur Plus AI

Ponsel ini dibekali kamera ganda di sisi belakang dengan resolusi 13 MP ( f/1.8, 26mm wide) dan 2 MP (depth sensor). Sementara di sisi depan ada kamera tunggal yang mendiami area poni dengan resolusi 24 MP (f/2.0, 26mm, wide).

Di sisi perangkat lunak, kamera ponsel ini membawa 5 mode utama diantaranya Foto, Video, Potret, Malam dan Bukaan Lensa (aperture). Namun mode yang tersedia, sebab dengan mengakses menu Lainnya, pengguna bisa memilih 8 mode lainnya diantaranya Pro, Panorama, Lensa AR, Lukisan Cahaya, HDR, Time-lapse, Filter dan Stiker.

Selain berbagai pilihan mode foto, tersedia pula fitur Foto Bergerak dan AI. Seperti diketahui fitur AI akan mengoptimalisasi hasil foto sesuai dengan objek yang dibidik. Yang menarik, pengguna bisa menghilangkan efek dari fitur AI ini setelah gambar diambil jika dianggap berlebihan atau justru membuat hasil foto kurang natural.

Fitur AI pada kamera Honor 10 Lite mampu mengenali hingga 500 skenario yang terkategorikan dalam 22 tipe scenery berbeda. Yang perlu diketahui, dengan mengaktifkan fitur AI, resolusi maksimal kamera belakang dibatasi hingga 8 MP saja.

Seperti sejumlah produk kelas menengah hingga flagship dari Honor dan Huawei, kamera ponsel ini pun telah dibekali fitur AIS Super Night Shoot. Dengan fitur ini, pada mode Malam (Night) pengguna dapat mengambil gambar meski pencahyaan di sekitar objek tidak memadai bahkan gelap. Setelah pengguna menekan tombol shutter, kamera akan  mengambil beberapa frame dengan nilai eksposure berbeda selama beberapa detik (tergantung kondisi pencahayaan). Algoritma cerdas kamera Honor 10 Lite kemudian akan menggabungkan beberapa frame tersebut menjadi sebuah gambar utuh.

Meski terdengar seperti mekanisme long-exposure namun sejatinya tidak demikian. Buktinya, blur atau keburaman yang biasanya dihasilkan karena getaran tangan saat mengambil foto dengan metode long eksposure, nyaris hilang sama sekali pada foto yang dihasilkan mode night pada ponsel ini.

Kamera Selfie

Kamera depan menjadi salah satu faktor paling menonjol dari Honor 10 Lite. Membawa sensor dengan resolusi besar 24MP, tidak serta merta membuat Honor hanya mengandalkan resolusi di sektor ini. Kamera selfie ponsel ini kabarnya mengabungkan teknologi 4-in-1 light fusion dan exposure compensation yang menjanjikan hasil foto selfie dengan pencahyaan yang baik disegala kondisi cahaya.

Kamera selfie ponsel ini pun sudah mampu mengenali 8 skenario selfie berbeda, yang bertujuan untuk mengoptimalisasi background tanpa mengesampingkan pengguna sebagai objek utama.

Kamera depan Honor 10 Lite pun sudah dilengkapi 2 fitur utama yang sepertinya wajib ada pada kamera depan ponsel generasi milenial yakni bokeh dan beauty effect. Sayangnya ponsel ini tidak membawa fitur perfect selfie yang PULSA temukan pada Honor 8X sebelumnya.


Kesimpulan

Membawa chipset kelas menengah Kirin 710 dengan banderol harga 3,2 jutaan, sejatinya sudah menjadi daya tarik tersendiri pada honor 10 Lite. Namun nyatanya pesona ponsel ini tak berhenti disitu. Layar berponi minimalis, kamera selfie resolusi besar, dan sajian fisik ala ponsel kelas flagship tentu menambah daya tarik bagi pengguna milenial yang memang menjadi target utama Honor dalam memasarkan ponsel ini.

Sumber: tabloidpulsa.co.id

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 119 kali

Wawancara yang Aneh - Pak Leman Eps #3

Telah dilihat : 133 kali

Kambing Naik Alphard