OPPO F11 Pro: Jagokan Kamera 48 MP untuk Low Light Portrait

OPPO F11 Pro menjadi pilihan baru smartphone di kelas mid-end. Perangkat ini dijejali beragam inovasi terkini di industri smartphone. Pun demikian, OPPO F11 Pro menjadi tonggak awal bagi OPPO untuk beralih dari jargon Selfie Expert mejadi Brilliant Portrait dan mengedepankan kemampuan kamera untuk foto Low Light.

Tampil dengan konsep desain kekinian yang elegan, OPPO F11 Pro hadir dengan menyuguhkan layar penuh tanpa notch yang mulai menjadi tren baru smartphone kelas menengah. Berbekal banderolan harga Rp 4.999.000, OPPO F11 Pro diklaim menjadi salah satu produk dengan pemesanan awal paling laris setelah OPPO F9 6GB.

Paket Penjualan: Handset, Adapter Charger, Kabel Micro USB, Headset, Soft Case, Buku Manual, Kartu Garansi, SIM Ejector
Warna: Thunder Black, Aurora Green
Harga: Rp 4.999.000


Tampil Premium

Kesan pertama saat menggenggam perangkat ini, keren dan berkelas. Desain OPPO F11 Pro terinspirasi dari Find X, terutama struktur bagian belakang. OPPO menyebutnya mengadopsi desain transparan fosil getah kayu. Bagian ini terlihat cukup mencolok, dengan permukaan halus bak kaca yang memiliki pantulan obyek layaknya cermin.

Untuk cover belakang ini, OPPO F11 Pro menawarkan dua pilihan warna keren yakni Thunder Black dan Aurora Green. Kebetulan, unit yang diuji PULSA merupakan varian Thunder Black. Di varian ini, OPPO menghadirkan gradasi tiga warna untuk pertama kalinya di seri F. Perpaduan warna unik di OPPO F11 Pro Thunder Black ini menghasilkan tampilan visual yang apik, mirip di Find X. Ada warna merah dan biru pada bagian tepi, yang jika dilihat dari sudut tertentu nampak seperti warna hitam klasik. Sementara untuk varian F11 Pro Aurora Green, OPPO hanya memulasnya dengan kombinasi 2 warna gradien yang sepintas terlihat membentuk huruf S.

Lewat kombinasi warna yang cukup kental ini, refleksi kaca yang umumnya gampang meninggalkan bekas sidik jari, di OPPO F11 Pro justru jadi terminimalisir. Artinya, OPPO memang benar-benar melakukan riset cukup mendalam terkait inovasi desain di perangkat ini.

Untuk struktur bodinya sendiri, OPPO F11 Pro ini memiliki sisi yang agak membulat di bagian atas dan bawah frame. Tujuannya, tentu saja untuk memberikan kenyamanan yang lebih maksimal ketika perangkat digenggam. Selain itu, permukaan bak kaca yang dimiliki OPPO F11 Pro ini nyatanya tidak terasa licin loh.

Satu hal yang cukup unik dari desain belakang perangkat ini adalah struktur kamera, sensor fingerprint dan logo perusahaan yang dibuat satu garis vertikal. Kebanyakan netizen menganggap model ini ‘mencontek’ karakter desain smartphone terbaru Nokia. Padahal, OPPO sendiri sudah sejak awal punya perangkat yang memiliki konsep vertikal tersebut. Salah satunya ada pada OPPO U705T Ulike 2 dan Find 5.


Panoramic Screen

Masih ada kaitannya dengan konsep desain, F11 Pro memiliki struktur layar yang luas dan tanpa poni (notch). OPPO menyebut konsep layar yang diusung F11 Pro ini dengan istilah Panoramic Screen. Konsepnya sama persis dengan yang dibawa Find X. Untuk mendapatkan model layar penuh ini, OPPO menghadirkan teknologi rising camera di F11 Pro.

Bentang layar ponsel ini mencapai 6.53 inci, dengan jenis LTPS IPS beresolusi Full HD+. Meski banyak disayangkan oleh konsumen karena tidak menggunakan Super AMOLED, namun layar yang dimiliki OPPO F11 Pro ini tetap mampu menghadirkan kejernihan dan ketajaman warna maupun gambar yang maksimal.

Menariknya, perbandingan rasio layar ke bodi OPPO F11 Pro mencapai 90.9% yang diklaim terbesar untuk perangkat di lini F Series. Rasio aspek layarnya sendiri 19.5:9 dengan frame rate 60 fps yang membuatnya terlihat lebih lapang namun tidak membuat bodi ponsel menjadi tambun. Kombinasi ini tentunya mampu menghadirkan pengalaman entertainment yang cukup mumpuni, terlebih bagi yang hobi bermain game dan menonton video.

Buat yang khawatir sama layar, tenang OPPO F11 Pro sudah melapisinya dengan kaca pelindung anti baret. Tapi tidak anti pecah ya, apalagi kalau sengaja dibanting-banting biar rusak. Di F11 Pro ini OPPO menggunakan Dragontrail. Beda dengan OPPO F11 yang menggunakan Gorilla Glass 5.

Untuk urusan layar ini, ColorOS 6 yang diusung OPPO F11 Pro juga menghadirkan beberapa pengaturan penting yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan performa layar. Mulai dari pengaturan tingkat kecerahan (brightness), penyesuaian temperature layar, model rotasi layar, tampilan full screen hingga ukuran fontasi. Tidak hanya itu, F11 Pro juga menyertakan fitur pelindung mata dari pengaruh efek cahaya biru berlebih yang kabarnya bisa merusak mata untuk jangka waktu lama. Fitur yang disebut Night Shield ini bisa dibilang sudah menjadi fasilitas wajib di semua perangkat OPPO keluaran terbaru.

Antarmuka dan Sistem Keamanan Terbaru

Beranjak ke bagian dalam, OPPO F11 Pro sudah dibekali antarmuka yang lebih segar dan baru yakni ColorOS 6 yang berbasiskan Android 9.0 Pie. Perpaduan keduanya mampu menghadirkan pengalaman penggunaan lebih cepat dan ringan, dengan tampilan yang bersih (clean).

Di user interface terbaru ini, banyak peningkatan yang disuguhkan OPPO. Sistem ini juga menawarkan beberapa fitur baru seperti gerakan navigasi, mode berkendara, dan pengambilan gambar yang juga terintegrasi dengan fitur belanja. Bahkan, beberapa fungsi yang sebelumnya hadir di ColorOS lama juga mendapat peningkatan kemampuan. Sebut saja Smart Assistant dan Smart Bar yang lebih maksimal lagi fungsinya.

Untuk sistem keamanan ponsel, selain mengandalkan mode standar berupa PIN, Password maupun Patern OPPO F11 Pro juga dibekali oleh dua fasilitas terbaik sekaligus. Pertama ada fingerprint yang panel sensornya ada di bagian belakang bodi persis di bawah sensor kamera. Kedua, Face unlock yang mengandalkan kamera pop-up dan didukung teknologi terbaru.

Soal performa, kedua model pengaman ponsel ini mampu menyuguhkan kinerja yang maksimal. Sensor fingerprint misalnya, dapat mendeteksi data sidik jari dengan baik dan akurat, serta bisa membuka layar dengan cepat. Sementara Face Unlock mampu mendata informasi dan karakter wajah secara cepat. Saat diuji coba, Face Unlock di F11 Pro ini bisa mendeteksi wajah dengan baik bahkan ketika pengguna menggunakan kaca mata.

Menariknya, baik fingerprint maupun Face Unlock, selain dapat dimanfaatkan untuk membuka layar juga dapat digunakan untuk mengunci aplikasi (APP Lock) dan Private Save.


Dual Camera 48 MP untuk Low Light Portrait

Di jajaran F Series, F11 Pro merupakan perangkat pertama yang disokong kamera utama 48 MP. Berbeda dengan R17 Pro yang punya Triple Camera, di F11 Pro ini OPPO hanya membekalinya dengan kamera ganda riil 48 MP + 5 MP. Kamera utama 48 MP ini menggunakan sensor Samsung ISOCELL GM1, dengan bukaan lensa f/1.79.

Kamera utama F11 Pro didukung lensa 6P dengan teknologi Tetracell. Kombinasi ini mampu meningkatkan kepekaan terhadap cahaya yang masuk dan mampu menghasilkan gambar yang lebih cerah. Teknologi kamera yang dimiliki F11 Pro ini secara teknis akan menganalisa dan menggabungkan data yang ditangkap oleh empat piksel yang berdekatan untuk menjadikannya setara dengan ukuran piksel tunggal 1,6μm. Nantinya, sistem kamera akan melipatgandakan ukuran piksel foto untuk menghasilkan jepretan portrait yang terang dan tajam.

Secara default, kamera OPPO F11 Pro ini akan mengatur sensor kamera di resolusi 12 MP. Namun jika pengguna ingin merasakan sensasi kamera 48 MP, harus melakukan pengaturan manual rasio foto. Sayangnya, di opsi 48 MP ini pengguna tidak bisa memanfaatkan mode HDR, Dazzle Color, Filter, zoom dan beberapa fungsi standar kamera lainnya.

Berdasarkan data spesifikasi, kamera utama OPPO F11 Pro ini kabarnya menggunakan system ball-bearing closed-loop VCM dengan waktu mendapatkan titik fokus super cepat, hanya sekitar 0,1 detik. OPPO mengklaim, teknologi ini lebih cepat 600-700ms dibanding system open-loop VCM. Dengan kemampuan fokus yang lebih cepat ini, pengguna bisa dengan leluasa untuk menjepret obyek foto baik yang posisinya diam maupun saat bergerak.

Di F11 Pro ini OPPO mengunggulkan kemampuan kamera untuk menghasilkan foto Low Light. Lewat pilihan Ultra Night Mode, kamera utama F11 Pro akan berkolaborasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang lebih baru. Menariknya, Ultra Night Mode di OPPO F11 Pro ini secara otomatis mampu membedakan wajah manusia dengan latar belakang dan memberikan perlindungan khusus pada area wajah. Hasilnya, tentu saja foto portrait dengan detil yang tajam.

Beberapa sampel foto malam yang berhasil PULSA dokumentasikan menggunakan kamera OPPO F11 Pro, benar-benar memperlihatkan detil gambar serta pencahayaan yang benar-benar tajam serta akurat. Hampir tidak terlihat ada noise maupun over eksposure.

Tidak hanya itu, kamera OPPO F11 Pro juga didukung Color Mapping yang secara otomatis mampu merekonstruksi warna secara akurat berdasarkan skema foto yang berbeda, serta meningkatkan warna agar terlihat lebih hidup. Cocok banget deh untuk yang hobi foto-foto. Di sini, kamera F11 Pro juga memiliki AI Scene Recognition yang mendapatkan peningkatan. Kini, dapat mengenali 23 tipe skema foto serta 864 kombinasi foto untuk menghasilkan efek foto terbaik dengan mudah.

Layaknya kamera smartphone masa kini, OPPO F11 Pro juga menyertakan beragam mode lanjutan seperti Panorama, Time-lapse, Slo-Mo bahkan Expert. Serunya, antarmuka kamera F11 Pro juga sudah terintegrasi dengan Google Lens loh. Fitur baru ini menawarkan beragam fungsi lanjutan yang terintegrasi langsung dengan kamera, semisal Scan text, mendeteksi lokasi/tempat bahkan merekomendasikan ke situs belanja. Tapi supaya Google Lens bisa berfungsi dengan maksimal, perangkat harus terkoneksi dengan jaringan data.

16 MP Pop-up Selfie

F11 Pro memang bukan perangkat pertama yang menerapkan konsep kamera pop-up. OPPO sendiri pernah meluncurkan smartphone dengan mekanisme kamera pop-up di Find X. Bahkan, merek smartphone yang masih ‘kerabat’ OPPO yakni Vivo secara khusus malah menghadirkan kamera pop-up selfie dengan konsep serupa.

Hanya saja, jika di Vivo V15/V15 Pro Vivo menjejalkannya dengan kamera selfie pop-up 32 MP, OPPO F11 Pro hanya berkekuatan 16 MP dengan diafragma f/2.0. Meski begitu, kamera ini disokong AI Beauty camera paling baru yang dapat mengidentifikasi titik wajah lebih banyak lagi (total sekitar 137 titik wajah). Lewat bantuan kecerdasan buatan (AI), kamera depan ini juga dapat mendeteksi obyek berdasarkan usia, jenis kelamin, warna dan jenis kulit termasuk dapat mempercantik wajah sesuai karakter yang spesifik. Kemampuan ini tidak hanya berlaku untuk selfie sendirian tapi juga group selfie loh.

Serupa fitur Beauty di perangkat sebelumnya, OPPO F11 Pro juga menawarkan kustomisasi fitur percantik wajah. Pengguna bisa memanfaatkan 8 fitur percantik termasuk Skin Smoothing, Slimmer Face, Smaller Face, Jaw, Big Eyes, Smaller Nose, Touch up, and 3D. Serunya, efek ini bisa diatur dan tertampil secara real time.


Performa Apik dari Helio P70 dan RAM 6GB

OPPO F11 Pro disokong chipset MediaTek Helio P70 dengan arsitektur 12 nm, Octa-core yang terdiri dari 4x2.11GHz Cortex-A73 dan 4x1.99 GHz Cortex-A53. Jik dibandingkan dengan F9, performa CPU dan GPU Mali-G72 MP3 F11 Pro ini mengalami peningkatan sekitar 5% dan 15%. Penggunaan efisiensi pada multi-threaded intelligent processor APU, pemrosesan API meningkat sebesar 30%.

Selain itu, OPPO F11 Pro ini juga hadir dengan teknologi pengalokasian memori terbaik Kmalloc. Artinya, RAM 6GB dan internal 64GB yang dibawa perangkat ini sanggup dialokasikan dengan lebih efisien. Bahkan teknologi cerdas yang dibawa F11 Pro ini juga bisa mengidentifikasi aplikasi latar belakang yang tidak aktif, dan membersihkannya secara bertahap, memastikan bahwa memori selalu siap untuk digunakan oleh fungsi lain.

Untuk yang hobi menikmati fasilitas multimedia termasuk game, jeroan yang dimiliki F11 Pro juga mendukung teknologi Hyperboost. Mesin akselerasi ini digadang-gadang sanggup meningkatkan kinerja keseluruhan sistem seperti responsivitas dalam membuka aplikasi, kembali ke layar utama termasuk perpindahannya.

Khusus untuk game, OPPO F11 Pro benar-benar memanjakan pengguna lewat teknologi yang dimilikinya. Saat bermain game, semua sumber daya secara efektif akan dikerahkan untuk fungsi tersebut. Poin plusnya, Hyper Boost F11 Pro ini menawarkan optimalisasi untuk 11 game popular termasuk PUBG Mobile dan AoV.

Sebagai tambahan, F11 Pro juga menyediakan fitur Game Space yang dapat dimanfaatkan untuk mengatur optimalisasi game. Setidaknya, ada 3 mode optimalisasi yang dapat dipilih yakni Kinerja Tinggi, Seimbang dan Konsumsi Daya Rendah. Terakhir, ada juga Game Assistant yang dapat mengatur pemblokiran notifikasi, pengingat pesan, multitasking cepat, tangkapan layar, dan perekaman layar. Pengguna dapat memainkan game tanpa gangguan dan menikmati permainan yang berjalan.

Jadi secara umum, kombinasi hardware dan software yang dimiliki OPPO F11 Pro ini mampu berakselerasi dengan baik dan lancar dalam mengeksekusi semua fungsi smartphone. Yang paling penting, perangkat ini ternyata tidak gampang panas loh. Untuk yang penasaran dengan kinerja F11 Pro, PULSA juga melakukan uji benchmark dengan menggunakan beberapa aplikasi. Hasilnya, bisa dilihat dalam tabel terlampir ya.

Baterai 4000 mAh plus VOOC Flash Charge 3.0

OPPO F11 Pro hadir dengan sokongan baterai berkapasitas 4000 mAh. Meningkat 41% dibanding generasi awal F Series yang rata-rata masih di kisaran 3000-an mAh. Menariknya, perangkat ini memiliki optimalisasi yang mumpuni terkait konsumsi daya. Untuk urusan penghematan, perangkat ini juga dibekali pengaturan khusus baterai yang disebut Super High Power Efficiency. Untuk penggunaan normal, baterai F11 Pro bisa bertahan lebih dari satu hari penuh.

Keunggulan lain yang dimiliki OPPO F11 Pro adalah hadirnya teknologi pengisian baterai cepat yang disebut VOOC Flash Charge. Menariknya, teknologi ini sudah yang paling baru yakni generasi ketiga, VOOC Flash Charge 3.0, dan telah mengantongi sertifikasi TÜV SÜD untuk keamanan. Algoritma FCC yang digunakan sudah paling baru yang sanggup mempersingkat pengisian daya hingga 20 menit disbanding versi sebelumnya. Artinya, dengan VOOC Flash Charge 3.0 ini baterai F11 Pro bisa terisi penuh dalam waktu 80 menit saja.


Kesimpulan

Daya tarik utama OPPO F11 Pro ada di konsep desain full screen berbezel tipis yang memiliki gradasi warna unik di bagian belakang. Jika dibandingkan dengan perangkat berlayar penuh yang rata-rata dihuni oleh produk premium, banderolan harga yang ditawarkan F11 Pro masih tergolong ‘murah’. Konsekuensinya, ada beberapa bagian yang akhirnya harus mengalami penyesuaian.

Lewat jargon Brilliant Portrait yang diemban F11 Pro, menjadi tonggak baru pertaruhan nama besar OPPO di industri perangkat mobile. Inovasi serta teknologi kamera terbaru pun mau tidak mau dihadirkan OPPO untuk memenuhi ambisinya tersebut. Mulai dengan menjejalkan resolusi kamera sebesar 48 MP, konsep kamera pop-up, baterai besar dengan teknologi VOOC Flash Charge 3.0, hingga merombak antarmuka lewat pembaruan ColorOS 6 berbasis Android 9.0 Pie.

Sumber: tabloidpulsa.co.id

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 118 kali

Wawancara yang Aneh - Pak Leman Eps #3

Telah dilihat : 132 kali

Kambing Naik Alphard