Para Mantan Petinggi Facebook yang Berbalik Jadi Musuh

itoday - Berbagai skandal yang menaungi Facebook membuat banyak mantan petingginya berbalik mengecam jejaring sosial terbesar di dunia yang didirikan Mark Zuckerberg itu. Berikut beberapa di antaranya.

Sean Parker

Sean Parker adalah mantan presiden Facebook di masa-masa awalnya. Parker menyebut bahwa sejak awal, Facebook dirancang agar pengguna menghabiskan waktu selama mungkin di situs itu. 

"Artinya kami perlu memberikan kalian sedikit kesenangan, karena seseorang suka atau mengomentari postingan kalian. Dan itu akan berkontribusi pada lebih banyak konten dan kalian mendapat lebih banyak like serta komentar," papar dia.

"Konsekuensi dari jaringan yang tumbuh untuk 2 miliar orang adalah mengubah relasi kalian dengan masyarakat, dengan satu sama lain. Hanya Tuhan yang tahu apa yang dilakukan Facebook pada otak anak-anak," tambah Parker yang sudah tidak lagi menggunakan Facebook.

Chamath Palihapitiya

Mantan eksekutif Facebook, Chamath Palihapitiya, mengaku merasa bersalah karena Facebook belakangan banyak disalahgunakan. Misalnya saja dalam kampanye Pilpres Amerika Serikat. Di mana diduga banyak hoax yang didalangi berbagai pihak berseliweran.

"Tentu saja aku merasa bersalah. Tidak seorangpun pernah berpikir akan ada manipulasi di sistem. Kalian bisa melihat sendiri reaksi dari orang yang menjalankan perusahaan. Mereka tak pernah mengira itu mungkin," kata dia.

"Tapi di kedalaman pikiran kami, kami tahu sesuatu yang buruk akan terjadi. Saya pikir, kami menciptakan tool yang memecah belah tenun sosial masyarakat," sebutnya lagi.

Komentar

Artikel Terkait