Realme C2: Raja Baru di Kelas Pemula

Kembali melanjutkan gebrakannya di pasar Indonesia, Realme melepas satu smartphone entry-level terbaru bertajuk Realme C2. Sudah barang tentu, penerus dari Realme C1 ini datang dengan tampilan lebih segar dan peningkatan lain dari spesifikasinya. Kendati demikian, dari sisi harga jual Realme C2 ternyata tetap ramah di kantong. Menjadikannya layak disebut sebagai the new king of entry-level phone. Alias raja baru ponsel kelas pemula.

Daripada penasaran, guna mengetahui lebih jauh soal realme C2, langsung saja simak reviewnya berikut ini.

Paket Penjualan: Handset, Charger, Kabel Data Micro USB, Buku Manual, Kartu Garansi, SIM Ejector
Warna: Diamond Blue, Diamond Black
Harga: Rp1.699.000 (3GB/32GB), Rp1.499.000 (2GB/16GB)


 Desain Elegan

Seperti disebut di awal, bila dibanding Realme C1 yang tak lain sang pendahulu, Realme C2 membawa peningkatan yang cukup berarti, termasuk dalam hal desain. Yup, sesuai dengan slogan yang diusung realme sebagai "Jagoan para pemula", smartphone ini tampil elegan. Hal ini terutama terlihat dari panel belakang smartphone yang mengadopsi pola ‘diamond cut design’ yang sebelumnya bisa kita lihat di sosok Realme 2.

Desain Realme C2 disebut terinspirasi oleh Young Zen style dengan sudut layar membulat serta desain potongan berlian yang ikonik nan elegan di bagian belakang. Menggunakan potongan laser, setiap potongan berlian pada panel belakang memberikan efek yang berbeda saat dilihat dari sudut tertentu. Panel belakang smartphone ini telah melalui pengecatan 3 lapis dan diberikan partikel mutiara yang berkilau yang memberikan perubahan efek dari alam, seperti langit, malam berbintang atau air yang mengalir.

Tidak berhenti sampai di situ, pada area depan kita disuguhkan sebuah smartphone dengan layar penuh berukuran 6.1 inci yang mengusung rasio memanjang 19,5:9. Secara keseluruhan layar smartphone menawarkan rasio ke bodi hingga 89,35%. Meski ukuran layarnya tergolong lapang, berkat rasionya yang sudah 19,5:9 membuat bodi smartphone begitu ramping dan mudah diakses dengan satu tangan. Belum lagi panel belakang smartphone yang memiliki gerigi halus membuatnya solid digenggam dan tidak licin. Singkat kata, Realme C2 mengusung desain doff tanpa bekas sidik jari di rentang harga Rp1 – 2 juta.

Ketika menyusur seluruh area luar smartphone, kita menemui sejumlah komponen. Pertama di area muka, tepat di sela-sela notch ‘dewdrop’ pada smartphone ini terdapat sensor kamera depan beresolusi 5 MP beserta lubang suara (earpiece) di atasnya. Selanjutnya, kita temui semua komponen seperti tombol power di ruas sisi sebelah kanan. Sementara di ruas kiri merupakan tempat tombol tombol volume berada berdampingan dengan slot kartu SIM dan micro-SD.

Menyisir ruas sisi bagian bawah, di sini terlihat berturut-turut dari kiri ke kanan ada lubang speaker, port micro-USB, lubang microphone, dan jack audio 3.5 mm. Adapun di bagian belakang, merupakan tempat untuk dua sensor kamera utama beserta LED flash-nya dan logo Realme di bagian bawahnya.


Layar 6.1 Inci ‘Dewdrop Display’

Kian melengkapi sisi apik pada tampilan desainnya, Realme C2 juga sudah dikemas dengan layar 6.1 inci berasio 19,5:9 dengan notch ‘dewdrop’ di atasnya. Mengingat harga smartphone yang relatif terjangkau suguhan layar Realme C2 yang dijuluki sebagai ‘Dewdrop Display’ patut diapresiasi. Sebagaimana telah diulas di atas layar smartphone mendominasi area depan smartphone dengan rasio ke bodi mencapai 89,35%.

Berkat tampilan layar yang nyaris tanpa bezel, realme C2 memberikan tampilan yang lebih lebar nan imersif untuk gaming dan keperluan multitasking lainnya. Menariknya lagi, sebagai perlindungan dari goresan layar smartphone juga telah dilapisi dengan Corning Gorilla Glass.

Layar Realme C2 yang berukuran 6.1 inci dikombinasikan dengan resolusi HD+ (720 x 1520 piksel) dan menawarkan kepadatan hingga ~282 ppi. Dengan kepadatan yang ditawarkan, konten di layar terlihat begitu tajam. Sementara dari sisi responsivitasnya, layar smartphone ini juga tergolong sangat baik. Akses multi-touch, juga tidak ada masalah di mana layar smartphone bisa merespon akses hingga 10 titik secara bersamaan. 

Realme juga menyebutkan bahwa layar Realme C2 dilengkapi dengan material APCF untuk meningkatkan kecerahan layar walaupun di bawah sinar matahari. Selain itu, layar juga dilapisi dengan anti-reflective coating yang mampu meningkatkan kecerahan layar hingga 35% dan sudut pandang layar juga menjadi lebih luas.

Seperti smartphone pada umumnya, untuk mendapatkan tampilan yang sesuai keinginan, kita bisa mengutak-atik berbagai fasilitas di menu Setting > Display & Brightness. Seperti, untuk mengubah suhu warna, di menu tersebut terdapat fasilitas untuk menggantinya, kita bisa memilih suhu warna Cooler, Default, atau Warmer. Suhu warna juga bisa diatur jadwal penggunaannya, lewat menu Setting > Display & Brightness > Night Shield > Scheduled Time.

OS dan Antarmuka

Yang segar-segar dari Realme C2 juga datang dari sistem operasi yang diusungnya. Dalam hal ini, Realme C2 sudah menjalankan Android 9.0 Pie dengan antarmuka terbaru ColorOS 6.0 di atasnya. Antarmuka terbaru yang diusung Realme C2 menampilkan skema warna lebih segar. Sementara itu, walau sudah menyertakan sejumlah ikon aplikasi di homescreen, secara default di ColorOS 6.0 juga terdapat laci aplikasi. Cukup menggeser anak panah dari bawah ke atas, maka layar pun akan menampilkan seluruh aplikasi yang sudah terinstal di smartphone.

Soal fitur yang ditawarkan, sama seperti pada smartphone realme sebelumnya, pada Realme C2 juga terdapat fasilitas bernama Smart Service yang di dalamnya tercakup fitur antara lain Smart Driving dan Smart Assistant. Fitur Smart Driving sejatinya adalah sebuah sistem yang akan secara otomatis mengetahui ketika pengguna sedang berkendara dengan mendeteksi perangkat yang terhubung dengan Bluetooth car kit. Ketika diaktifkan, perangkat akan mendukung mode Do Not Disturb saat ada telepon atau aplikasi messenger untuk keamanan saat berkendara. Fitur ini bisa ditemui dengan mengakses Setting > Smart Service > Smart Driving.

Di smartphone Realme C2 kita juga bisa memanfaatkan fasilitas seperti App Management, Clone Apps, Game Space, dan App Split-Screen. Sedikit mengenai Game Space, fitur ini bermanfaat bagi pengguna yang suka main game, di mana dengannya pengguna dimungkinkan untuk memilih notifikasi apa saja yang diabaikan ketika sedang bermain game.

Adapun untuk keamanan,selain didukung oleh fitur keamanan dari sistem operasinya yang tercakup di Setting > Security, tak ketinggalan smartphone ini juga sudah didukung dengan fitur keamanan Face Recognition. Berdasarkan pengalaman penggunaan fitur face recognition di realme C2 responnya tergolong sangat cepat dan mudah dalam pengaturannya.


Dual-camera 13 MP + 2 MP & Selfie 5 MP

Meskipun masuk kategori entry-level, realme sepertinya tidak ingin setengah-setengah untuk memanjakan penggunanya yang gemar jeprat-jepret momen. Sebagaimana diketahui, pada sektor fotografi, Realme C2 sudah menawarkan fitur dual-camera belakang dengan konfigurasi sensor utama13 MP(f/2.2) dan sensor sekunder 2MP(f/2/4) yang berfungsi sebagai depth sensor.

Sensor dual-camera pada Realme C2 sudah didukung oleh teknologi AI guna menghasilkan foto bokeh dengan efek blur yang natural layaknya kamera profesional. Sementara sejumlah mode yang ditawarkan antara lain Mode Portrait, HDR, AI Beauty Selfies, perekaman video 1080p, dan kemampuan slo-mo 80fps/480p.

Satu lagi fitur menarik yang diboyong Realme C2 di alat bidik momennya bernama Chroma Boost Mode. Memanfaatkan teknologi AI, fitur ini berkemampuan untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan scene, meningkatkan dynamic range keseluruhan foto, menajamkan detail yang lebih kaya dalam highlight dan shadows, dan memberikan eksposur yang lebih seimbang.

Lalu, bagaimana dengan hasil bidik kamera utama smartphone ini? Berbekal fasilitas yang telah disebut di atas, sejatinya kamera belakang Realme C2 sudah menjawab kebutuhan pengguna dalam urusan jepret-menjepret momen. Hasil bidik kamera belakang smartphone ini tidak bisa dibilang mengecewakan. Meski banderolnya terjangkau, kualitas hasil bidikan kameranya sangat baik, dari sisi ketajaman maupun komposisi warna yang dihasilkan. Untuk foto bokeh pun, selain mudah dilakukan, efek blur yang dihasilkan cukup natural. 

Hasil foto kamera belakang - outdoor

Hasil foto kamera belakang - indoor

Hasil foto kamera depan - selfie

Bagi yang gemar selfie, di Realme C2 kita bisa memanfaatkan kamera depan beresolusi 5 MP dengan aperture f/2.0 plus dilengkapi dengan fitur screen flash yang menggunakan cahaya layar sebagai media untuk meningkatkan pencahayaan. Meski kamera depan realme C2 cuma sekelas 5 MP smartphone ini sudah mengakomodasi kebutuhan tersebut dengan kualitas hasil bidik yang cukup baik. Perlu dicatat, untuk mendapatkan hasil foto selfie sesuai keinginan di Realme C2 juga sudah terdapat mode beautification dengan pengaturan AI. Begitupun dengan mode portrait yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan hasil foto selfie dengan latar belakang blur.


Performa

Dalam urusan daya gedor,Realme C2 ditenagai oleh prosesor MediaTek MT6762 yang memiliki konfigurasi octa-core Cortex-A53 berkecepatan 2.0 GHz dengan pengolah grafis PowerVR GE8320 GPU. Mengacu pada besaran RAM dan memori internal yang disematkan, sejatinya Realme C2 datang dengan dua varian, yakni varian RAM 3GB/32 GB dan RAM 2GB/16 GB. Adapun pada unit yang kami review kali ini adalah Realme C2 dengan RAM 3GB dan memori internal 32GB.

Berbekal spesifikasi hardware yang telah disebutkan, secara umum kinerja realme C2 tergolong bisa diandalkan untuk menjalani berbagai aktivitas, seperti browsing, akses media sosial, berkomunikasi, dan sebagainya. Bahkan, ketika digunakan untuk memainkan game yang relatif berat, kinerja smartphone juga tidak kedodoran, sehingga permainan bisa dinikmati sebagai mestinya.

Mengacu pada serangkaian pengujian benchmark yang PULSA lakukan, skor yang dicetak Realme C2 juga cukup baik untuk smartphone yang ada di kelasnya. Misalnya, ketika diukur dengan software benchmark AnTuTu, skor realme C2 berada di kisaran 77992. Sementara untuk performa grafisnya, mengacu pada benchmark yang kami lakukan dengan software 3D Mark, tercatat skor benchmark Realme C2 berada di angka 454 (Sling Shot Extreme – OpenGL ES 3.1).

Perlu diingat, satu lagi catatan positif dari Realme C2 datang dari sektor penyuplai daya, di mana smartphone sudah menggendong baterai berkapasitas 4000 mAh. Dengan kapasitas baterai yang besar, Realme C2 mampu bertahan seharian tanpa perlu repot untuk sering mengisi daya.


Kesimpulan

Bicara soal Realme C2 sejatinya tidak hanya sebatas pada harganya yang terjangkau saja. Faktanya, di balik harganya yang ramah di kantong, smartphone ini menawarkan sejumlah hal menarik untuk smartphone di kelasnya.

Dari sisi desain smartphone ini terbilang elegan dengan pola ‘diamond cut design’ di panel belakangnya plus dikombinasikan dengan layar notch ala tetesan embun ‘dewdrop’. Daya tarik lain dari Realme C2 juga datang dari dual-camera belakang, prosesor octa-core, dan penyuplai daya berkapasitas besar yang ditawarkan. Sehingga sah-sah saja bila realme menjulukinya sebagai ‘Jagoan para pemula’. Menurut Anda, bagaimana?

Sumber: tabloidpulsa.co.id

 

 

Komentar

Artikel Terkait

Jumat, , 29 November 2019 - 17:53 WIB

Realme Dilaporkan Bakal Jadi Perusahaan Mandiri

Sabtu, , 21 September 2019 - 06:39 WIB

5 Smartphone Sejutaan Penantang Samsung Galaxy A10s