Selama Satu Jam Peretas Berhasil Acak-acak Akun CEO Twitter

itoday - Akun Twitter CEO Twitter, Jack Dorsey, diretas kemarin. Hal ini memungkinkan para pelaku mem-posting total 17 tweet ofensif. Kicauannya aktif tidak lebih dari 10 menit dan lebih dari satu jam setelah masalah diketahui, akun berhasil diamankan. 

Dalam sebuah pernyataan, Twitter mengarahkan tudingan ke operator seluler. Tudingan dimaksudkan guna memastikan bahwa sejatinya sistem Twitter tak bisa dikompromikan. 

Teknik yang digunakan pelaku adalah SIM swapping. Yakni, nomor telepon yang dapat dimigrasikan oleh operator ke chip fisik baru guna mempertahankan nomor ponsel pengguna jika hilang. 

Di sisi lain, pergantian fisik SIM card bisa dilakukan bila Anda berhasil menipu layanan pelanggan dengan memberikan data cukup untuk meyakinkan kita adalah pemilik nomor sah. Atau bisa juga pelaku memiliki orang dalam yang mau bekerja sama.

Tweet dikirim menggunakan Cloudhopper, perusahaan milik Twitter di masa lalu yang menawarkan layanan SMS dengan nama sama. Ini memberi petunjuk para peretas kemungkinan memiliki sedikit akses ke akun selain dapat memposting tweet melalui pesan teks dari nomor telepon yang tertaut dalam akun.

 

Sumber

Komentar

Artikel Terkait