Apa itu USB Type C

iToday - Penghubung antara satu perangkat dengan perangkat lainnya dapat menggunakan kabel data. Saat ini kabel USB (universal serial bus) merupakan standard koneksi antar perangkat baik itu perangkat mobile maupun perangkat elektronik lainnya.

Untuk pengguna ponsel, kabel data USB merupakan kabel penghubung untuk berbagi file ataupun sebagai kabel charger. Kabel data USB Type C saat ini lebih banyak digunakan untuk ponsel tipe terbaru. Namun mungkin banyak diantara Anda yang kurang memahami apa itu sebenarnya USB Type C dan apa saja tipe USB yang ada. Berikut sedikit pembahasannya.

Kabel USB dapat dibagi menjadi 2 kategori yaitu berdasarkan versi dan type yang masing-masingnya memiliki beberapa varian. USB yang berdasarkan versinya mengacu pada kecepatan dan fungsi kabel USB tersebut. Sedangkan USB yang berdasarkan typenya mengacu pada bentuk fisik kabel tersebut beserta colokan dan soket atau lubang colokannya.

USB Berdasarkan Versi

Berdasarkan versinya USB terdiri dari:

1. USB 1.1

Dirilis Agustus 1998, ini merupakan versi USB pertama. Versi originalnya, USB 1.0 tidak pernah digunakan pada perangkat elektronik. Memiliki kecepatan puncak hingga 12Mbps (namun pada banyak kasus hanya mampu bekerja dengan kecepatan 1.2Mbps). Memiliki logo berwarna biru dan simbol berbentuk seperti trisula. Versi ini sudah tidak digunakan lagi.

2. USB 2.0

Dirilis April 2000, memiliki kecepatan maksimum 480Mbps pada hi speed mode, atau 12Mbps pada full speed mode. Supply tegangan maximum (max power out put) 2.5V, 1.8A dan tetap berfungsi baik jika dihubungkan dengan versi sebelumnya (USB 1.1). Memiliki logo berwarna biru dengan tambahan tulisan HI-SPEED di atasnya dengan dasar merah. Simbol seperti trisula dengan tambahan tanda ‘+’ di atasnya. Terkadang hanya berupa trisula saja untuk menunjukkan USB yang digunakan adalah USB 2.0.

3. USB 3.0

Dirilis November 2008, USB 3.0 memiliki kecepatan puncak 5Gbps pada super speed mode. Dan umumnya konektor dan soket USB 3.0 berwarna biru, sebagai tanda untuk menandakan bahwa konektor atau soket tersebut adalah USB versi 3. Seperti pada gambar berikut:

Memiliki logo dengan tulisan superspeed’ dan simbol agak berbeda dengan versi sebelumnya, berupa tambahan huruf S ganda di pangkal trisula. Supply tegangan maximum (max power out put) USB 3.0 ini adalah 5V, 1.8A of power dan kompatibel dengan USB versi 2.0.

4. USB 3.1

Dirilis 26 Juli 2013 yang memiliki kecepatan dua kali lipat dari USB 3.0 yaitu 10Gbps. Disebut juga dengan istilah ‘USB SuperSpeed+’ atau  ‘SuperSpeed USB 10 Gbps’ yang menyamai kecepatan standar Thunderbolt (standar Apple) original. Juga kompatibel dengan USB versi 3.0 dan versi 2.0.

USB 3.1 memiliki tiga profil penghantaran tegangan (Power Delivery) menurut USB Power Delivery Specification, dan memungkinkan perangkat yang lebih besar untuk menyedot tegangan dari penyedia tegangan (host) hingga:

•          2A pada tegangan 5V (untuk konsumsi tegangan maksimal 10W)

•          5A pada tegangan 12V (60W)

•          5A pada tegangan 20V (100W).

 

USB Berdasarkan Tipe

Berdasarkan tipenya, kabel USB terdiri dari:

1.        USB Type-A

2.        USB Type-B

3.        USB Type-C 

Masing-masing tipe memiliki 3 varian, yaitu ukuran standar, mini dan micro (kecuali Type-C).

1. USB Type A

Type ini juga dikenal dengan USB Standar A. USB Type-A merupakan rancangan asli USB standar yang berbentuk persegi panjang dan rata. Seperti yang kita lihat pada kabel USB umumnya, salah satu ujungnya selalu berbentuk type A ini, yang biasa dicolokkan ke host (induknya) seperti laptop/PC. Pada laptop/PC nya terdapat port atau soket untuk USB Type A standar, yang disebut USB A-female port atau soket USB Type-A.

Masing-masing versi USB di atas, USB 1.1, USB 2.0 dan USB 3.0, menggunakan desain USB-Type A baik itu colokannya maupun soketnya. Sehingga kabel USB Type A, konektor/colokkan-nya dapat dicolokkan ke soket Type-A yang ada di komputer walaupun versinya berbeda. Selain ukuran standar, USB Type-A juga memiliki ukuran Mini dan Micro.

2. USB Type B

Kabel USB Type-B juga memiliki ukuran Standar, Mini dan Micro. Ketiga ukuran USB Type-B ini digunakan secara luas saat ini.

USB Type-B Standar, diistilahkan dengan ‘Standard-B’, pertama kali dibuat untuk USB versi 1.1 dan juga digunakan pada USB versi 2.0. USB Type-B Mini, distilahkan dengan ‘Mini-B USB’ (atau Mini USB saja), ukurannya jauh lebih kecil dari ukuran USB Type-B Standar. USB Type-B Micro, disitilahkan Micro-B USB (atau Micro USB saja),  memiliki ukuran yang agak lebih kecil dari USB Type-B Mini. Ukuran ini sekarang paling banyak digunakan pada perangkat portabel seperti smartphone dan tablet. Nama Micro USB dan Mini USB digunakan untuk nama USB Type-B Mini atau USB Type-B Micro, karena ukuran Mini dan Micro untuk USB Type-A tidak dipergunakan lagi.

3. USB Type C

Secara fisik ukuran konektor dan soket USB Type-C hampir sama dengan Micro-B USB. Ukurannya hanya 8.4 mm x 2,6 mm. Artinya, ukuran ini cukup kecil jika digunakan pada perangkat portabel yang tipis. Kedua sisi soket dan konektor memiliki bentuk dan ukuran yang sama, sehingga walau orientasinya terbalik saat dicolokkan, konektor akan tetap masuk. Desainnya memang untuk memudahkan pengguna sehingga tidak perlu khawatir akan salah orientasi saat menancapkan konektor ke perangkat.

Desain USB Type-C akan mendukung USB versi 3.1 yang memiliki kecapatan puncak 10 Gbps dan mampu menghantar tegangan supply hingga 20V (100W) dan 5A. Bandingkan dengan sebuah Notebook yang membutuhkan power hanya 60 W. Ini berarti ke depannya, mengecas sebuah laptop laptop sama seperti mengecas sebuah smartphone atau tablet, hanya menggunakan sebuah kabel USB. Saat ini pun USB Type-C sudah digunakan pada Apple Macbook 12-inch untuk mengecas powernya. Ini merupakan notebook pertama yang menggunakan USB Type-C. Berikut gambar perangkat yang sudah menggunakan USB Type-C.

 

USB Type-C juga didesain untuk mampu menghantar tegangan supply dalam dua arah (bi-directional power). Jika memang memungkinkan, perangkat yang selama ini minta diisi tegangan dari laptop misalnya, dengan kabel USB-Type C ini perangkat juga bisa mengisi tegangan (ngecas) laptop jika laptopnya kehabisan tegangan. Dengan USB Type-C ini kehadirannya kelak akan mengurangi jumlah pemakaian kabel pada sebuah perangkat.

Dikutip dari Berbagai Sumber

 

 

Tags #usb

Komentar

Artikel Terkait

Senin, , 06 Maret 2017 - 16:32 WIB

Apa itu USB Type C

Telah dilihat : 1472 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1424 kali

sahabat total episode 1