“Yenny Wahid jadi Komisaris Garuda, Rakyat Makin Sulit! Masa Bagi-bagi Kursi Belum Habis!”

itoday - Pengamat politik Yusdi Usman menduga ada nuansa balas jasa terkait Pilpres, dalam pengangkatan Komisaris dan Direksi baru PT Garuda Indonesia.

Yusdi menyorot nama pengusaha Chairul Tanjung dan putri Gus Dur, Yenny Wahid, yang masuk dalam jajaran komisaris dan direksi.

“Komisaris dan Direksi baru Garuda Indonesia. Kelihatannya, pengaruh Chairul Tanjung cukup kuat dalam Garuda. CT menempatkan orangnya dalam jajaran direksi. Di sisi lain, ada putri almarhum Gus Dur, Yenny Wahid dalam jajaran komisaris. Ada nuansa balas jasa pilpres?,” tanya Yusdi di akun Twitter @yusdiusman.

Akun fenomenal @CakKhum mengingatkan, ketika rakyat hidupnya semakin sulit, ternyata masa “bagi-bagi kursi” belum selesai.

“Indahnya keluarga, istri (Yenny Wahid) Komisaris Independen Garuda, suami (Dhohir Farizi) Komisaris Independen pertambangan emas PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Belum habis juga masa bagi-bagi kursi, sementara rakyat hidupnya makin sulit,” tulis @CakKhum.

Praktisi bisnis Utuh Wibowo turut menyindur penunjukan Yenny Wahid. “Mbak @YennyWahid Kebagian Roti,” tulis Utuh di akun @UtuhWibowo meretweet tulisan bertajuk “Anak Gus Dur dan Triawan Munaf Isi Kursi Komisaris Garuda”.

Pemikir Islam Iwan Januar menyebut susunan Komisaris dan Direksi Garuda sebagai wujud oligarki kekuasaan. “Exactly inilah OLIGARKI!,” tulis Iwan di akun @iwanjanuarcom mengomentari daftar Komisaris dan Direksi Garuda.

Di sisi lain, pengamat politik El Fahmi Lubis mengaitkan penunjukan Yenny Wahid dengan polemik    jilbab yang kembali dibuka oleh ibunda Yenny, Sinta Nuriyah.

“Yenny Wahid Puteri Gus Dur, ditunjuk sebagai Komisaris Independen Garuda. Oh, ini ya maksudnya heboh soal jilbab tidak wajib kemaren ya,” sindir El Fahmi di akun @ElfahmiL.

Meneg BUMN Erick Thohir menegaskan, bahwa Yenny Wahid merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya. "Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni, bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya," kata Erick kepada wartawan (22/01).

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, adanya Yenny diharapkan dapat menyelesaikan isu perempuan di Garuda. Namun, pihak tak merinci isu perempuan itu dan menepis saat disinggung mengenai isu 'gundik'. “Diharapkan salah satunya isu perempuan bisa terselesaikan juga di Garuda," kata Arya seperti dikutip detik.com (22/01).

Komentar

Artikel Terkait