MS Kaban: Virus Corona Sama Bahayanya dengan Virus RRC Komunis

itoday - Mantan Menteri Kehutanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), MS Kaban turut menyoal blow up media massa soal penyebaran virus Corona asal Wuhan, China.

MS Kaban membandingkan pemberitaan virus Corona dengan meninggalnya ratusan petugas KPPS, yang hingga hari ini belum terkuak.

“Heboh virus Corona sembilan orang meninggal jadi berita, ratusan petugas KPPS meninggal hingga hari ini senyap. Virus apa yang ada di TPS. Terkuak "virus" OTT Wahyu Setiawan komisioner KPU. Siap mainkan,” tulis Ketua Dewan Syuro PBB ini di akun Twitter @hmskaban.

Menurut MS Kaban, virus Corona sama bahayanya dengan virus “RRC Komunis”. “Di tengah beban kehidupan yang semakin sulit, menjaga kesehatan dengan memperkuat daya tahan tubuh. Virus corona berbahaya sama bahayanya dengan virus RRC Komunis. Waspada virus Corona jangan lengah bahaya bangkrut negara gegara gangsir Jiwasraya, Taspen, Bumiputera, PTPN, ASABRI, Bongkar ya bongkar,” tambah @hmskaban.

Akun @RelawanProSandi juga mengaitkan virus Corona dengan eksistensi komunis di China. “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun! Wuhan, China akan isolasi 18 Juta orang! 11 Juta Diisolasi, 7 Juta  Menyusul. Komunis itu musuh Tuhan! Dan Komunis China jadi sumber wabah mematikan Virus Corona, setelah SARS dan H5N1. Azab Dari Allah SWT,” tulis @RelawanProSandi.

Tokoh Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi memberikan catatan pemberitaan virus Corona dari Wuhan. Adhie menduga virus Corana tidak masuk ke Indonesia.

“Jujurlah. Virus Corona dari Cina gegerkan dunia. Bagaimana sebenarnya di Indonesia? Kalau mantau berita-berita yang ada, kok sepertinya ini virus gak masuk negeri kita. Apa benar begitu? Kalau Harun Masiku masuk Indonesia saja gak bisa terdeteksi, bagaimana pula bisa deteksi virus?,” sindir jubir Presiden KH Abdurrahman Wahid ini di akun @AdhieMassardi.

Presiden Joko Widodo di Istana Negara hari ini (24/01), menegaskan bahwa virus Corona dari Wuhan belum masuk ke Indonesia.

"Tapi sampai sekarang informasi yang saya terima dan semoga seterusnya, tidak ada yang terjangkit Corona," tegas Jokowi seperti dikutip cnbcindonesia.com (24/01).

Di sisi lain, CNNIndonesia, Jumat (24/01) merilis kabar bahwa ada seorang pasien di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta Utara, jadi suspect terjangkit virus Corona. 

Dikabarkan, pasien tersebut merupakan warga negara Indonesia. Pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari China.

Komentar

Artikel Terkait