Demokrat: Tersangkakan Hasto! PDIP Harus Bertanggungjawab! dan Jangan Pilih PDIP di Pilkada 2020

itoday - Politisi Partai Demokrat Taufiqurrahman meminta KPK untuk segera menetapkan Sekjen PDIP Hasto Kritianto sebagai tersangka kasus suap Komisioner KPK Wahyu Setiawan.

Tak hanya itu, Taufiq juga menegaskan bahwa PDIP sebagai lembaga harus bertanggungjawab dalam kasus suap politisi PDIP Harun Masiku (HM) itu.

“Himbauan terbuka: 1. agar @KPK_RI segera TSK kan Hasto. 2. Agar Hasto jujur katakan di mana HM & PDIP sebagai lembaga harus tanggung jawab. 3. Agar jangan pilih PDIP di Pilkada 2020,” tulis Taufiq di akun Twitter @taufiqrus mengomentari tulisan bertajuk “KPK Pastikan Ada Keterkaitan Sekjen PDIP dengan Perkara Suap Komisioner KPU”.

Diberitakan sebelumnya, KPK memastikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memiliki keterkaitan dengan perkara suap komisioner KPU Wahyu Setiawan.

"Tentunya para saksi yang kami hadirkan (termasuk Hasto Kristiyanto) terkait dengan rangkaian perbuatan dari empat tersangka," Plt juru bicara KPK Ali Fikri usai pemeriksaan para saksi terkait suap KPU (24/01).

Hasto diperiksa guna melengkapi berkas tersangka. Selain Hasto, tim penyidik KPK memeriksa   omisioner KPU, Evi Novida Ginting Manik dan Hasyim Asy'ari.

Sedangkan empat tersangka yang dimaksud Ali Fikri adalah Harun Masiku (politikus PDIP), Saeful Bahri (staf kesekjenan DPP PDIP), Wahyu Setiawan (komisioner KPU), dan Agustiani Tio Fridelina (eks anggota Bawaslu).

Pada rapat Komisi III dengan KPK (27/01), Pimpinan KPK Firli Bahuri membantah bahwa pihaknya telah menyembunyikan keberadaan buronan KPK Harun Masiku.

Firli juga membantah bahwa KPK tidak pernah menyatakan Harun Masiku di luar negeri. “Satu hal yang harus saya luruskan, saya tidak pernah mengatakan bahwa yang bersangkutan di luar negeri. Saya luruskan sekarang Pak, yang mengatakan ada di luar negeri adalah Kumham. Tidak ada berita dari KPK, saya pastikan tidak ada. Dan saya tidak pernah menyampaikan bahwa Harun Masiku ada di luar negeri,”  tegas Firli.

Kepada wartawan Firli mengaku masih kesulitan mencari keberadaan Harun Masiku. "Cari orang itu enggak gampang memang ya, itu sama dengan cari jarum dalam sekam," kata Firli (27/01).

Firli mengaku bahwa KPK telah menempuh sejumlah upaya dalam pencarian Harun seperti mendatangi tempat yang diduga menjadi persembunyian eks caleg PDIP di Pemilu 2019 itu.

Komentar

Artikel Terkait