Enggal cs Gugat Jokowi yang Lalai Tangani Corona, Rizal Ramli: Berani Banget! Punya Dua Nyawa?

itoday - Ekonom senior Rizal Ramli mengapresiasi langkah aktivis pemuda Enggal Pamukti yang memiliki keberanian untuk melaporkan gugatan class action pada Presiden Joko Widodo. Enggal cs melaporkan Jokowi karena dinilai lalai dan terlambat dalam menangani wabah virus corona (Covid-19).

“Ini pemuda wani pisan? Punya nyawa dua euii?,” tulis Rizal Ramli di akun Twitter @RamliRizal menanggapi cuitan akun @dadangrhs yang mengabarkan proses gugatan Enggal cs.

“Ini adalah kedatangan kedua Enggal ke PN Jakarta Pusat. Kemarin (Selasa, 31/3) rencana mendaftarkan gugatan class action itu gagal, karena PN Jakarta Pusat tutup lebih awal,” tulis @dadangrhs.

Enggal menegaskan bahwa langkahnya menggugat Jokowi semi keberlangsungan pekerja harian dan lainnya terkait penanangan Covid-19.

“Enggal pasang badan demi keberlangsungan Pekerja Harian juga yang lainnya bang RR. We are all at stake,” tulis Enggal di akun @EnggalPMT meretweet pertanyaan Rizal Ramli.

Keberanian Enggal didukung banyak pihak. Politisi Partai Demokrat Adamsyah WH bahkan menggalang petisi mendukung langkah Enggal cs. Adamsyah juga menggalang tagar #StandWithEnggalPMT.

“Ayo kawan-kawan, siapa yang bersamaku #StandWithEnggalPMT. Class action Jokowi, kami bersama Enggal - Tandatangani Petisi! http://chng.it/x4bfXT7Z via @ChangeOrg_ID @EnggalPMT,” tegas Adamsyah di akun @DonAdam68.

Aktivis buruh Iyut VB menegaskan bahwa gugatan Enggal itu tidak terkait ganti rugi. Iyut menegaskan bahwa point gugatan Enggal adalah agar Jokowi memberlakukan karantina wilayah sesuai UU 6/2018.

“...Banyak yang mencibir gugatan @EnggalPMT karena motif ganti rugi. Bodoh. Kemarin udah gw share padahal, ada poin gugatan agar Jokowi memberlakukan karantina wilayah sesuai UU no 6/2018 dan kebutuhan warga menjadi tanggungjawab presiden @jokowi,” tegas Iyut di akun @kafiradikalis.

Penegasan Iyut VB itu menjadi jawaban atas cuitan akun-akun sosmed yang selama ini dikenal sebagai buzzer penguasa.

Sebelumnya, aktivis keagamaan Palti Hutabarat di akun Twitter @Paltiwest menulis: “Setelah dr Tirta gagal pansos ada lagi yang mau pansos.. Namanya @EnggalPMT.. Gugatan begini lemah dan paling juga banyakan ngeles serta nyinyirnya.. Inilah resiko negara demokrasi, muncul kaum pansos tampilkan hal bodoh..”

Seperti dikutip CNNIndonesia.com (01/04), Enggal menegaskan bahwa gugatan itu dilatarbelakangi kelalaian Pemerintah Pusat dalam menangani wabah virus Corona.

"Sehingga keterlambatan penanganan tersebut berdampak kita tidak siap hadapi corona. Terjadi kerugian materil dan imateril yang dialami seluruh masyarakat, khusus sektor pekerja harian termasuk kami yang begerak di bidang UMKM," kata Enggal.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 170 kali

Latihan SOAL UN IPA SD bagian 6

Telah dilihat : 194 kali

Misteri Mustika Situ Angker Cibinong

Telah dilihat : 175 kali

Latihan SOAL UN IPA SD bagian 5

Telah dilihat : 2310 kali

Mudah Mengalikan Angka 12 | Fun Math